Kabar18.com

Selasa, 29 September 2026

Kasus Influenza Indonesia Capai 1.527 hingga Minggu ke-38

Kementerian Kesehatan mencatat 1.527 kasus positif influenza dari 8.757 spesimen hingga minggu ke-38 2026. Positivity rate mencapai 56 persen dan oseltamivir disalurkan ke sekitar 196 rumah sakit.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Kumpulan kapsul gel berwarna biru berserakan di atas permukaan putih.
Ilustrasi: Kumpulan kapsul gel berwarna biru berserakan di atas permukaan putih. · Foto: Castorly Stock / Pexels

Jakarta — Kementerian Kesehatan menyatakan positivity rate influenza di Indonesia pada minggu ke-38 2026 mencapai 56 persen pada 28 September 2026. Sepanjang 2026 hingga minggu tersebut, sebanyak 8.757 spesimen diperiksa dan 1.527 di antaranya dinyatakan positif influenza.

Data itu berasal dari pemantauan surveilans Influenza-like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI). Kementerian Kesehatan menyebut angka positif tersebut setara sekitar 17 persen dari seluruh spesimen yang diperiksa. Jenis yang paling banyak ditemukan ialah influenza A subtipe H1N1pdm09, disusul influenza A H3N2 dan influenza B Victoria.

Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah kasus influenza terbanyak. Berdasarkan jumlah kasus dan proporsi positivity rate, wilayah dengan angka tertinggi berikutnya adalah Jawa Barat dan Banten. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktivitas influenza pada periode pemantauan hingga minggu ke-38.

Mengapa informasi ini penting bagi pembaca

Angka surveilans membantu pembaca memahami perkembangan influenza secara nasional dan wilayah yang mencatat kasus tertinggi. Kementerian Kesehatan juga mengingatkan bahwa oseltamivir tidak digunakan secara massal atau untuk berjaga-jaga tanpa penilaian medis.

Penggunaannya harus berdasarkan pemeriksaan dan pertimbangan dokter.

Untuk mengantisipasi kebutuhan medis, Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan oseltamivir ke sekitar 196 rumah sakit. Distribusi dilanjutkan berdasarkan kebutuhan yang disampaikan rumah sakit, sementara pengadaan tambahan ditempuh melalui produksi dalam negeri dan impor khusus.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kesehatan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.