Kabar18.com

Senin, 12 Oktober 2026

Kasus ISPA Sumatera Selatan Naik Jadi 52.483 pada September

Dinas Kesehatan Sumatera Selatan mencatat 52.483 kasus ISPA pada September 2026. Jumlah itu naik 11,6 persen dari 47.020 kasus pada Agustus di tengah dampak karhutla.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan masker medis sekali pakai berwarna biru di atas latar belakang biru muda.
Ilustrasi: Tumpukan masker medis sekali pakai berwarna biru di atas latar belakang biru muda. · Foto: DS stories / Pexels

Palembang — Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mencatat 52.483 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama September 2026 di Sumatera Selatan. Kenaikan tersebut terjadi ketika kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada kualitas udara di wilayah itu.

Data Dinas Kesehatan Sumatera Selatan menunjukkan jumlah kasus pada September meningkat 11,6 persen dibandingkan Agustus 2026, yang mencatat 47.020 kasus. Angka September menjadi catatan bulanan tertinggi pada 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Ira Primadesa menyebut peningkatan kasus berlangsung di tengah kualitas udara yang memburuk akibat karhutla. Kasus pada September merupakan yang tertinggi sepanjang 2026.

Kasus ISPA Sumatera Selatan meningkat saat karhutla berlangsung

Kenaikan kasus menunjukkan dampak langsung gangguan kualitas udara terhadap kesehatan masyarakat di Sumatera Selatan. Informasi ini relevan bagi pembaca karena ISPA dapat meningkatkan kebutuhan layanan kesehatan ketika paparan asap meluas.

Secara kumulatif, Dinas Kesehatan Sumatera Selatan mencatat 401.191 kasus ISPA sepanjang Januari-September 2026. Pada periode yang sama tahun 2025, jumlahnya tercatat 411.700 kasus. Pola pada 2026 menunjukkan kasus tinggi pada awal tahun, menurun pada Mei dan Juni, kemudian meningkat lagi pada Juli hingga September.

Kasus bulanan tertinggi sebelum September tercatat pada Februari sebanyak 51.115 kasus, disusul Januari dengan 50.651 kasus. Pada Oktober, jumlah kasus harian tertinggi mencapai 2.267 kasus pada 6 Oktober.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

    BMKG Ingatkan Risiko Karhutla di Indonesia

    Lingkungan

    BMKG Ingatkan Risiko Karhutla di Indonesia

    BMKG mengingatkan risiko karhutla karena kondisi kering masih mendominasi Indonesia. Namun, hujan sedang hingga sangat lebat tetap berpotensi terjadi…

  2. Terbaru di Kesehatan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.