Kebakaran Hutan di Lereng Gunung Lawu Ditangani 244 Personel
Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, Karanganyar, meluas hingga sekitar 100 hektare. Sebanyak 244 personel dikerahkan, sementara medan terjal dan angin kencang menghambat pemadaman.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Gondosuli — Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, masih ditangani tim gabungan pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Sebanyak 244 personel dikerahkan untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas.
Mengapa ini penting: Kebakaran telah membakar sekitar 100 hektare hutan dan membuat seluruh jalur pendakian menuju puncak Gunung Lawu ditutup selama penanganan.
Menurut laporan CNN Indonesia dan Liputan6, medan terjal, akses darat yang sulit, serta angin kencang menghambat pemadaman. Personel gabungan berasal dari Polri, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Perum Perhutani, Basarnas, dan relawan.
Kebakaran terjadi di kawasan hutan lereng Gunung Lawu, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu. Laporan RRI menyebut api pertama kali diketahui pada 15 Oktober 2026 di kawasan hutan lindung yang mencakup Petak 28, Petak 32, dan Petak 62C.
Hingga 17 Oktober, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 100 hektare. Pemadaman dilakukan secara manual dengan membuat sekat bakar dan memukul titik api menggunakan peralatan sederhana karena kendaraan pemadam dan tangki air tidak dapat mencapai lokasi.
BPBD Karanganyar berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemadaman melalui udara. Seluruh jalur pendakian menuju puncak Gunung Lawu juga masih ditutup untuk mengantisipasi keselamatan masyarakat dan pendaki, menurut DetikJateng.
Tim gabungan melanjutkan pemadaman dan penyekatan di sejumlah titik. Pemerintah daerah dan aparat terkait juga mengupayakan dukungan water bombing untuk menjangkau area yang sulit dicapai dari darat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Daerah
WMO Peringatkan Kabut Asap Karhutla Indonesia Berbulan-bulan
WMO memperingatkan kabut asap lintas batas dari karhutla Indonesia bisa berlangsung berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Sekitar separuh asap globa…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





