KABAR18.COM - Dalam lanskap pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), sinergi antarlembaga menjadi salah satu kunci dalam mendorong kemajuan yang berkelanjutan. Di Provinsi Jambi, dua institusi pendidikan tinggi Muhammadiyah: Universitas Muhammadiyah Jambi ( UM Jambi) dan Universitas Muhammadiyah Muara Bungo (UMMUBA), menunjukkan wajah kolaborasi yang progresif dan inspiratif dalam mengembangkan kualitas pendidikan di wilayahnya masing-masing.
Kedua kampus ini tidak hanya berjalan dalam jalur pengembangan institusional yang paralel, tetapi juga memperlihatkan semangat kolektif dalam memajukan pendidikan berbasis nilai-nilai Persyarikatan Muhammadiyah. Kepemimpinan yang diemban oleh Hendra Kurniawan, S. Si., M. Si dari UM Jambi dan Dr. Renda Lestari S.Pd.,M.Ed dari UMMUBA menjadi representasi nyata dari kader muda Muhammadiyah yang memiliki visi strategis, dedikasi tinggi, serta komitmen kuat terhadap transformasi pendidikan tinggi.
Momentum penting tercatat pada hari Senin, 4 Mei 2026, ketika kedua institusi ini secara bersamaan memperoleh Surat Keputusan (SK) pengesahan program studi baru. UM Jambi berhasil meraih izin pembukaan Program Studi Magister Manajemen, sebuah langkah signifikan dalam memperkuat kapasitas akademik di bidang ilmu manajemen dan bisnis. Sementara itu, UMMUBA memperoleh pengesahan untuk Program Studi Magister Pedagogi, yang menjadi tonggak penting dalam pengembangan keilmuan pendidikan dan peningkatan kualitas tenaga pendidik di kawasan tersebut.
Penyerahan SK tersebut dilakukan secara resmi oleh Ketua LLDIKTI Wilayah X, Dr. Afdalisma, S.H., M. Pd, bertempat di Kantor LLDIKTI Wilayah X di Padang. Momen ini tidak sekadar seremoni administratif, melainkan simbol pengakuan negara terhadap kesiapan akademik dan tata kelola kelembagaan kedua universitas tersebut dalam menyelenggarakan pendidikan pascasarjana.
Secara akademik, pembukaan kedua program studi ini mencerminkan respons adaptif terhadap kebutuhan zaman. Magister Manajemen di UM Jambi diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul dalam bidang kepemimpinan dan kewirausahaan, sementara Magister Pedagogi di UMMUBA menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi pedagogis yang berbasis riset dan inovasi.
Lebih dari itu, keberhasilan ini menegaskan bahwa kolaborasi dan semangat kebersamaan antarkader Muhammadiyah bukan sekadar retorika, melainkan praksis nyata dalam membangun peradaban ilmu. Sinergi antara kedua rektor, sebagai representasi kepemimpinan muda, menjadi contoh konkret bahwa kemajuan institusi tidak hanya ditentukan oleh sumber daya, tetapi juga oleh visi, integritas, dan kemampuan membangun jejaring kolaboratif.
Baca Juga: “Jalan Santai Bahagia” Meriahkan Milad ke-6 UM Jambi, Walikota : Saya Bangga
Dalam perspektif yang lebih luas, capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi kampus-kampus Muhammadiyah lainnya di Provinsi Jambi untuk terus berbenah dan melangkah maju. Harapan besar tertuju kepada Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Sarolangun ( ITB MS ) serta STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh agar segera menyusul dalam meraih penguatan akademik yang serupa, sehingga tercipta harmoni kemajuan yang berjalan sejajar dan beriringan dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi Muhammadiyah yang unggul dan berdaya saing.
Dengan capaian ini, UM Jambi dan UMMUBA tidak hanya memperkuat eksistensinya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat regional, tetapi juga berkontribusi dalam peta besar pembangunan pendidikan nasional. Ke depan, diharapkan langkah-langkah strategis seperti ini terus berlanjut, sehingga Perguruan Tinggi Muhammadiyah semakin kokoh sebagai pilar utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa ( Agus Setiyono)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS