Keluarga Jepang Olah Ikan Lokal Jadi Sashimi di Malaysia
Keluarga Jepang di Malaysia mengolah bawal emas dan tiga ikan lokal lain menjadi sushi, sashimi, serta tataki. Bahan dibeli di Pasar Selayang.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Kuala Lumpur — Keluarga Jepang yang tinggal di Malaysia mengolah ikan lokal menjadi sushi dan sashimi. Fumi menunjukkan pengolahan empat jenis ikan, yakni bawal emas, ikan selar, mata besar, dan ikan kuning. Pengolahan tersebut mencakup beberapa cara penyajian, termasuk sashimi, sushi, serta tataki.
Ikan-ikan itu dibeli di Pasar Selayang. Seluruh bahan menghabiskan RM40 atau Rp175 ribu setelah pembelian di pasar tersebut. Bawal emas menjadi salah satu sajian yang disantap mentah sebagai sushi, sedangkan ikan selar dibakar sebentar menggunakan torch.
Pengolahan ikan lokal memperluas pilihan sashimi
Fumi menjelaskan sejumlah ciri ikan yang cukup segar untuk dijadikan sashimi. Pada ikan kuning, garis kuning disebut memudar ketika kesegarannya berkurang. Perut ikan yang padat dan kenyal serta lapisan lendir alami juga disebut sebagai tanda kesegaran.
Mata ikan dinilai dapat diandalkan hanya ketika ikan sangat segar sehingga bukan indikator yang sepenuhnya akurat. Lampu UV dapat digunakan untuk memeriksa keberadaan parasit atau cacing pada ikan.
Informasi tersebut memperlihatkan penggunaan ikan lokal untuk hidangan Jepang sekaligus menekankan pentingnya kesegaran dan pemeriksaan bahan dalam penyajian ikan mentah. Dengan bahan yang dibeli di Pasar Selayang, keluarga tersebut menyiapkan hidangan dari empat jenis ikan lokal melalui penyajian yang berbeda.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Terbaru di Gaya Hidup

Berita utama hari ini

Baca juga




