Kemenkes: Baru 12,7 Persen Orang dengan Depresi Mendapat Pengobatan
Kementerian Kesehatan menyatakan hanya 12,7 persen orang dengan depresi menerima pengobatan berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023. Skrining kesehatan jiwa telah menjangkau 71,8 juta penduduk.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Jakarta Selatan — Kementerian Kesehatan menyatakan pada 11 Oktober 2026 baru 12,7 persen orang dengan depresi di Indonesia yang menerima pengobatan, berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta Selatan.
Mengapa ini penting: Sekitar 2,5 juta hingga 3 juta orang dengan depresi menghadapi keterbatasan akses pengobatan, sementara skrining kesehatan jiwa diperluas melalui layanan kesehatan dasar.
Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan Maria Endang Sumiwi mengatakan angka tersebut berarti sekitar sembilan dari 10 orang dengan depresi belum terjangkau layanan kesehatan. SKI 2023 mencatat prevalensi depresi pada penduduk berusia di atas 15 tahun sebesar 1,4 persen, atau sekitar 2,5 juta hingga 3 juta orang.
Menurut Kementerian Kesehatan, beban depresi tertinggi berada pada kelompok usia 15 hingga 24 tahun. Pemerintah memasukkan skrining kesehatan jiwa ke dalam program Cek Kesehatan Gratis serta layanan bagi ibu hamil dan ibu pascapersalinan.
Hingga 11 Oktober 2026, skrining kesehatan jiwa telah menjangkau 71,8 juta penduduk. Hasil skrining menunjukkan 1,2 persen peserta diduga mengalami gejala depresi dan 0,9 persen menunjukkan gejala kecemasan, menurut keterangan Kementerian Kesehatan yang diberitakan Metro TV.
Kementerian Kesehatan juga meluncurkan empat seri buku saku Skrining Kesehatan Jiwa untuk tenaga kesehatan. Panduan itu mencakup kelompok ibu hamil dan pascapersalinan, anak dan remaja, dewasa, serta lansia.
Buku saku tersebut disiapkan sebagai panduan praktis bagi tenaga kesehatan ketika menemukan indikasi masalah kesehatan jiwa di fasilitas pelayanan dasar. Kementerian Kesehatan menyatakan panduan itu akan membantu menentukan tindak lanjut berdasarkan hasil skrining.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Gaya Hidup
Pakar Ingatkan Warga Indonesia Tak Tunda Skrining Kesehatan
Pakar kesehatan mengingatkan masyarakat tidak menunda medical check-up dan skrining saat mengatur ulang pengeluaran. Program Cek Kesehatan Gratis dapa…
Terbaru di Kesehatan

Berita utama hari ini

Baca juga





