Kabar18.com

Rabu, 23 September 2026

Kemenkes Catat 174.694 Kasus ISPA akibat Karhutla di Indonesia

Kementerian Kesehatan mencatat 174.694 kasus ISPA di tujuh provinsi terdampak karhutla sejak Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus dialami balita.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan meja dan kursi kayu kosong di dalam ruang kelas dengan cahaya terang.
Ilustrasi: Deretan meja dan kursi kayu kosong di dalam ruang kelas dengan cahaya terang. · Foto: Ali Ahmad DANESH / Pexels

JakartaKementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 174.694 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak Agustus hingga 21 September 2026. Data itu disampaikan Direktur Kesehatan Lingkungan Kemenkes Then Suyanti pada Selasa, 22 September 2026.

Kasus tersebut berasal dari Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Pencatatan mencakup wilayah di 63 kabupaten/kota.

Dari keseluruhan kasus, sebanyak 40.363 dialami balita. Kemenkes juga menyebut 4.533 kasus masih tercatat pada saat data terbaru disampaikan, sedangkan kasus lainnya telah sembuh atau kembali sehat.

Karhutla meningkatkan risiko gangguan pernapasan

Data Kemenkes penting bagi pembaca karena menghubungkan dampak kebakaran hutan dan lahan dengan beban penyakit pernapasan di sejumlah wilayah Indonesia. Kelompok balita termasuk dalam kategori usia yang dicatat dalam pemantauan tersebut.

Menurut Kemenkes, angka kasus itu dihimpun dari wilayah prioritas penanganan karhutla. Pemantauan dilakukan untuk melihat kasus ISPA pada wilayah yang terdampak kebakaran dan membedakan jumlah kasus pada balita serta kelompok usia di atas balita.

Angka 174.694 kasus tersebut dihitung untuk periode sejak Agustus hingga 21 September 2026, bukan hanya untuk satu hari. Kemenkes menyatakan tren kasus meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, sementara data terbaru menunjukkan sebagian besar kasus telah sembuh atau sehat kembali.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kesehatan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.