Kabar18.com

Rabu, 23 September 2026

Kemenkes Catat Proporsi Positif Influenza Naik di Indonesia

Data pengawasan Kementerian Kesehatan hingga 12 September 2026 mencatat proporsi positif influenza 38 persen pada minggu ke-35, dengan 33 persen kasus terdeteksi pada anak usia 0–4 tahun.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ruang kelas kosong dengan deretan meja kayu dan papan tulis putih di dinding.
Ilustrasi: Ruang kelas kosong dengan deretan meja kayu dan papan tulis putih di dinding. · Foto: oloruntoba john / Pexels

JakartaKementerian Kesehatan melaporkan proporsi positif influenza di Indonesia mencapai 38 persen pada minggu ke-35 2026, berdasarkan data pengawasan hingga 12 September 2026, sebagaimana diberitakan pada 22 September 2026.

Angka tersebut meningkat dari 22 persen pada minggu sebelumnya. Data itu berasal dari pemeriksaan 175 spesimen, dengan 66 spesimen dinyatakan positif influenza. Mayoritas temuan merupakan influenza A(H1N1)pdm09.

Kementerian Kesehatan juga mencatat 33 persen kasus influenza yang terdeteksi terjadi pada anak usia 0–4 tahun. Pakar mengingatkan bahwa lansia berusia di atas 65 tahun, anak-anak di bawah lima tahun, orang dengan penyakit kronis, serta orang dengan penurunan kekebalan tubuh termasuk kelompok yang berisiko mengalami komplikasi.

Kenaikan perlu diperhatikan pembaca di Indonesia

Data ini penting bagi pembaca karena menunjukkan perubahan proporsi hasil positif dalam surveilans influenza nasional dan menempatkan anak usia dini sebagai kelompok yang banyak ditemukan dalam pemeriksaan. Informasi tersebut juga memperjelas kelompok yang memerlukan perhatian lebih ketika mengalami gejala influenza.

Sejumlah laporan yang mengutip data Kementerian Kesehatan menyebut aktivitas influenza secara keseluruhan masih berada dalam kategori rendah dan situasinya dinilai terkendali. Karena itu, angka kenaikan proporsi positif tidak secara otomatis menunjukkan wabah nasional.

Kelompok rentan tetap perlu diperhatikan, terutama ketika mengalami gejala atau memiliki kondisi kesehatan yang dapat meningkatkan risiko penyakit berat. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan langkah lanjutan khusus dari Kementerian Kesehatan setelah data minggu ke-35 tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kesehatan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.