Kemenkes dan BPJS Uji Coba Tiga Sistem JKN di Makassar
Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan memantau uji coba RBKP, KRIS, dan iDRG di Makassar. Pelaksanaan ini bagian dari persiapan reformasi JKN di empat daerah.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Makassar — Kementerian Kesehatan bersama BPJS Kesehatan memantau uji coba Rujukan Berbasis Kemampuan Pelayanan (RBKP), Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), dan Indonesian Diagnosis Related Groups (iDRG) di Kota Makassar pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Uji coba tersebut dilakukan pada sejumlah fasilitas kesehatan untuk menilai pelaksanaan reformasi layanan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemantauan mencakup kesiapan sistem dan penerapan kebijakan di lapangan.
Menurut laporan Tribun-Timur.com, fasilitas kesehatan yang dipantau meliputi RSUP dr Wahidin Sudirohusodo, RS Tk II Pelamonia, Puskesmas Tamalate, RSIA Sentosa, dan Klinik Kimia Farma Ahmad Yani. Aspek yang menjadi perhatian mencakup pelayanan pasien, kesiapan tenaga kesehatan, fasilitas rumah sakit, serta mekanisme pembiayaan.
Uji coba menyiapkan perubahan layanan JKN
RRI melaporkan bahwa pelaksanaan di Makassar merupakan bagian dari persiapan pemerintah untuk menerapkan sejumlah kebijakan strategis JKN secara bertahap dan terukur. Uji coba berlangsung maksimal selama satu tahun dan dilakukan di empat daerah, yaitu Kota Bandung, Kabupaten Tulungagung, Kota Makassar, dan Kabupaten Muara Enim.
Dalam skema RBKP, rujukan disesuaikan dengan kemampuan pelayanan fasilitas kesehatan. KRIS menjadi bagian lain dari reformasi yang diuji, sedangkan iDRG digunakan dalam perubahan sistem pembayaran layanan kesehatan berbasis kelompok diagnosis.
RRI menyebut seluruh lokasi uji coba mencakup 464 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan 94 rumah sakit. Angka tersebut merupakan cakupan empat daerah, bukan khusus Makassar.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kesehatan
Kemenkes Jelaskan Penanganan Flu Ringan di Indonesia
Kementerian Kesehatan menyatakan flu ringan umumnya membaik dengan istirahat dan cukup cairan. Antivirus seperti oseltamivir diprioritaskan bagi pasie…
Terbaru di Kesehatan

Berita utama hari ini

Baca juga




