Kabar18.com

Rabu, 14 Oktober 2026

Kementerian Pariwisata Siapkan Proyek Camino de Flores di Flores

Kementerian Pariwisata dan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores menyiapkan proyek percontohan Camino de Flores sepanjang sekitar 70 kilometer dari Bajawa hingga Ende pada 23–27 Oktober 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Jalur setapak berbatu melintasi perbukitan kering berumput di bawah langit berawan.
Ilustrasi: Jalur setapak berbatu melintasi perbukitan kering berumput di bawah langit berawan. · Foto: Anita Kieseler / Pexels

Bajawa — Kementerian Pariwisata bersama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores menetapkan Camino de Flores sebagai proyek percontohan wisata jalan kaki pada 23–27 Oktober 2026 di Flores.

Mengapa ini penting: Proyek percontohan ini memperkenalkan rute wisata sekitar 70 kilometer yang menghubungkan Bajawa, Boawae, dan Ende serta melibatkan tiga kabupaten di Flores.

Rute Etape Tengah itu membentang sekitar 70 kilometer dari Bajawa melalui Boawae hingga Ende, melintasi Kabupaten Ngada, Nagekeo, dan Ende. Kegiatan ini memadukan perjalanan spiritual, sejarah, budaya, alam, serta interaksi dengan masyarakat setempat.

Menurut Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, Camino Flores dikembangkan dengan mengadopsi semangat jalur ziarah Camino de Santiago de Compostela di Spanyol. Program tersebut dirancang sebagai perjalanan lintas wilayah yang menghubungkan situs religi dan sejarah misionaris di Pulau Flores.

Sekitar 70 peserta dari komunitas karitatif dijadwalkan mengikuti proyek percontohan itu. Kementerian Pariwisata menyebut program ini ditujukan untuk memperluas persebaran wisatawan di Flores, sehingga kunjungan tidak hanya terpusat di Labuan Bajo.

Pelaksanaan kegiatan akan didukung persiapan keselamatan dan kesehatan, antara lain pengamanan rute, pos kesehatan, stasiun air bergerak, serta mitigasi terhadap cuaca dan elevasi jalur. Informasi mengenai kesiapan tersebut disampaikan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Pengembangan berikutnya mencakup Etape Barat dengan rute Labuan Bajo–Ruteng dan Etape Timur yang menghubungkan Maumere–Larantuka. Pemerintah juga membuka kemungkinan menggabungkan seluruh etape sesuai kebutuhan wisatawan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.