Kabar18.com

Kamis, 8 Oktober 2026

Kementerian UMKM Dorong Kolaborasi Cetak Wirausaha Baru di Semarang

Kementerian UMKM menggelar Bursa Wirausaha Unggulan di Semarang pada 7 Oktober 2026. Lebih dari 1.000 peserta mengikuti inkubasi dan pendampingan, sementara penyaluran KUR nasional mencapai Rp243 triliun.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sepasang tangan membentuk tanah liat di meja kayu dengan berbagai alat pembuat tembikar.
Ilustrasi: Sepasang tangan membentuk tanah liat di meja kayu dengan berbagai alat pembuat tembikar. · Foto: cottonbro studio / Pexels

Semarang — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah menggelar Bursa Wirausaha Unggulan di Gedung Muladi Dome, Universitas Diponegoro, Semarang, pada 7 Oktober 2026. Kegiatan itu diikuti lebih dari 1.000 UMKM, mahasiswa, dan calon pengusaha dari Jawa Tengah serta Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengapa ini penting: Lebih dari 1.000 peserta memperoleh akses inkubasi, pendampingan, dan peluang pembiayaan KUR untuk mengembangkan usaha di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza mendorong kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan lembaga pembiayaan untuk mencetak wirausaha produktif. Menurut dia, pengembangan UMKM perlu disertai akses pembiayaan, pemasaran, dan pendampingan.

Helvi menyampaikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat secara nasional hingga Oktober 2026 mencapai Rp243 triliun kepada 3,77 juta UMKM. Sebanyak 66 persen atau sekitar Rp159 triliun mengalir ke sektor produksi.

Di Jawa Tengah, penyaluran KUR mencapai Rp42,8 triliun kepada sekitar 760 ribu debitur. Penyaluran ke sektor produksi tercatat Rp25,5 triliun.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM M Riza Damanik mengatakan peserta program telah menjalani inkubasi dan pendampingan dengan durasi tiga minggu, tiga bulan, hingga enam bulan. Program itu mengarahkan peserta untuk meningkatkan kapasitas usaha dan menjadi wirausaha baru.

Sekitar 700 mahasiswa dari 17 perguruan tinggi di Jawa Tengah mengikuti program tersebut sebagai calon pengusaha. Kegiatan itu juga melibatkan sekitar 500 UMKM di Jawa Tengah serta menghadirkan lebih dari 30 tenant dan startup hasil inkubasi.

Peserta yang telah melewati proses inkubasi dan pendampingan diarahkan memperoleh akses pembiayaan melalui KUR. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebut jumlah UMKM di wilayahnya sekitar 4,2 juta dan mendorong pelaku usaha meningkatkan skala bisnis melalui permodalan, pendampingan, pengemasan, pemasaran, serta akses ke rantai ekspor.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Entrepreneur

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.