Kabar18.com

Kamis, 15 Oktober 2026

Kepala BNPB : Pengiriman Bantuan Kemanusiaan ke Kabupaten Puncak, Berjalan Lancar Seiring Cuaca Membaik

Redaksi Kabar18

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Pesawat Cessna 208 Caravan mendarat di Distrik Sinak membawa bantuan logistik dan peralatan sebanyak 2,2 ton dengan dua kali sortie pengiriman || Foto : BNPB.
Pesawat Cessna 208 Caravan mendarat di Distrik Sinak membawa bantuan logistik dan peralatan sebanyak 2,2 ton dengan dua kali sortie pengiriman || Foto : BNPB.

JAKARTA, KABAR18.COM - Pengiriman bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana kekeringan dan cuaca dingin ekstrem di Kabupaten Puncak, berjalan lancar seiring cuaca yang berangsur membaik serta memungkinkan untuk dilakukan pendistribusian melalui jalur udara.

Faktor cuaca memang menjadi kendala utama dalam proses pengiriman bantuan logistik dan peralatan tersebut. Sebab, lokasi terdampak bencana berada di atas pegunungan dan hanya dapat dijangkau dengan moda transportasi udara.

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy juga sempat tertunda untuk terbang mengantar bantuan secara langsung karena terkendala cuaca, pada Rabu (2/8). Bantuan baru dapat disalurkan keesokan harinya, Kamis (3/8).

Sesuai rencana, bantuan dari Pemerintah Pusat untuk warga terdampak akan kembali diterbangkan dari Bandara Mozes Kilangin, Timika, menuju Distrik Sinak menggunakan pesawat Cessna 208 Caravan dengan daya angkut maksimal 1 ton. Distrik Sinak mendapat bantuan logistik dan peralatan sebanyak 2,2 ton dengan dua kali sortie pengiriman.

Adapun bantuan berupa logistik dan peralatan juga akan diberikan melalui Bandara Agandugume dengan total 3,3 ton. Distrik Agandugume menjadi salah satu wilayah terdampak paling bencana cuaca ekstrim. Diharapkan melalui Bandara Agandugume, maka bantuan segera dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

Sebelumnya Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, memastikan bahwa Pemerintah Pusat, Provinsi Papua Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Puncak akan terus mendukung upaya penanganan darurat bencana yang telah berdampak kepada 7.500 jiseluruh kebutuhan logistik akan dipenuhi untuk meringankan beban warga terdampak.

“Dukungan Ini akan dilakukan terus menerus. BNPB selama masa tanggap darurat ini akan membantu baik logistiknya maupun pengangkutannya,” kata Suharyanto, Kamis (3/8).

“Kami yakinkan untuk masyarakat yang terdampak, logistiknya ini terpenuhi,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Menko PMK Muhadjir juga menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat berencana akan membangun lumbung pasokan pangan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa agar tidak terjadi di kemudian hari. Lebih lanjut Muhadjir turut mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga persaudaraan, keamanan dan persatuan

“Mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang tahun depan. Karena pemerintah sudah menyiapkan rencana untuk membangun gudang pangan di sini. Sehingga nanti kalau terjadi lagi maka tidak akan menjadi susah. Tahun depan akan dibangun gudang dan akan dilengkapi semua kebutuhan pangan,” kata Muhadjir.

“Oleh sebab itu mari kita bangun persaudaraan dan persatuan untuk NKRI,” tutupnya.*****

 

 

 

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.