Kabar18.com

Minggu, 11 Oktober 2026

Keyakinan Konsumen Indonesia September 2026 Turun Tipis

Bank Indonesia mencatat IKK September 2026 sebesar 118,1, turun dari 118,5 pada Agustus. Indeks tetap di atas 100, tetapi kondisi ekonomi saat ini melemah.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah troli belanja besi kosong berdiri di area berlantai paving luar ruangan.
Ilustrasi: Sebuah troli belanja besi kosong berdiri di area berlantai paving luar ruangan. · Foto: Paul Seling / Pexels

Jakarta — Bank Indonesia melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) September 2026 sebesar 118,1, turun dari 118,5 pada Agustus 2026, tetapi tetap berada di zona optimistis.

Data tersebut berasal dari Survei Konsumen Bank Indonesia. Indeks dengan nilai di atas 100 dikategorikan optimistis. Penurunan pada September menunjukkan keyakinan konsumen melemah tipis dibandingkan bulan sebelumnya, sementara optimisme terhadap kondisi ekonomi nasional masih terjaga.

Bank Indonesia juga mencatat Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) September 2026 sebesar 128,7, meningkat dari 127,6 pada periode sebelumnya. Di sisi lain, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) berada pada level 107,5, lebih rendah daripada 109,4 pada bulan sebelumnya.

IKK tetap optimistis, tetapi pemulihan daya beli belum merata

Pergerakan IKK menjadi salah satu indikator perkembangan konsumsi rumah tangga. Angka 118,1 menunjukkan persepsi konsumen secara keseluruhan masih positif, namun penurunan dari 118,5 menandakan pemulihan daya beli belum berlangsung seragam di seluruh kelompok masyarakat.

Perbedaan antara indeks ekspektasi dan kondisi ekonomi saat ini juga memberi konteks bagi pembaca. Ekspektasi konsumen meningkat, sedangkan penilaian terhadap kondisi ekonomi saat ini menurun. Kombinasi itu menunjukkan harapan terhadap periode mendatang masih kuat, tetapi tekanan pada keadaan ekonomi yang dirasakan sekarang tetap ada.

Survei Bank Indonesia mencatat keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga pada September 2026. Data tersebut menjadi dasar untuk membaca arah konsumsi domestik, tanpa menghapus perlunya memperhatikan perubahan pada kondisi ekonomi saat ini.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Analisis

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.