Koalisi Saudi Hancurkan 136 Target Houthi di Yaman
Koalisi pendukung pemerintah Yaman menyatakan menghancurkan 136 target militer Houthi dalam operasi berskala besar di wilayah yang dikuasai kelompok tersebut pada 10 Oktober 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Riyadh — Koalisi untuk Mendukung Legitimasi di Yaman menyatakan telah menghancurkan 136 target militer di wilayah yang dikuasai milisi Houthi pada 10 Oktober 2026.
Juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, mengatakan operasi berskala besar itu menargetkan personel dan kemampuan militer Houthi. Koalisi juga menyatakan memberikan dukungan udara sepanjang waktu kepada pasukan pemerintah Yaman.
Menurut pernyataan koalisi, operasi tersebut mencakup upaya membongkar dan menghancurkan jaringan rudal balistik Houthi. Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional menjadi pihak yang didukung dalam operasi tersebut.
Ketegangan Yaman berisiko memengaruhi jalur perdagangan dan energi
Perkembangan di Yaman relevan bagi pembaca Indonesia karena kawasan itu berada di sekitar jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden. Gangguan keamanan di kawasan tersebut dapat meningkatkan risiko terhadap pelayaran, rantai pasok, serta arus energi yang berdampak pada perdagangan global.
Laporan yang tersedia menyebut koalisi menjalankan operasi terhadap wilayah yang dikuasai Houthi dan menargetkan kemampuan militernya, termasuk jaringan rudal balistik. Sumber resmi Saudi dan laporan media internasional sama-sama mencatat angka 136 target militer yang dihancurkan.
Koalisi menyatakan operasi itu dilakukan untuk mendukung pasukan pemerintah Yaman. Pernyataan tersebut juga menegaskan bahwa sasaran operasi berada di wilayah yang dikuasai Houthi dan mencakup kemampuan militer kelompok tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Inspirasi
Polri Ingatkan Warga Soal Deepfake Hibah Kemenkeu
Polri menyatakan video bantuan hibah yang mengatasnamakan Kementerian Keuangan dan Suahasil Nazara merupakan deepfake. Video itu menawarkan dana Rp20…
Terbaru di Internasional

Berita utama hari ini

Baca juga




