Lavrov Nyatakan Rusia Siap Bantu Stabilkan Selat Hormuz
Dalam pidatonya di Sidang Umum PBB pada 26 September 2026, Sergei Lavrov menyerukan kepercayaan antara negara Teluk, negara Arab, dan Iran serta arsitektur regional yang stabil.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
New York — Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan Rusia siap membantu menstabilkan situasi di Selat Hormuz dan kawasan Teluk yang lebih luas dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Sabtu, 26 September 2026.
Lavrov mengatakan Rusia, bersama negara-negara lain yang bertanggung jawab, siap memberikan kontribusi konstruktif untuk menstabilkan kawasan yang dinilai penting secara strategis. Ia juga menyerukan kepercayaan dalam hubungan antara negara-negara Teluk, negara-negara Arab, dan Iran.
Selat Hormuz penting bagi pembaca Indonesia
Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang menghubungkan kawasan Teluk dengan jalur pelayaran internasional. Perkembangan di wilayah itu relevan bagi Indonesia karena gangguan terhadap stabilitas kawasan dapat berdampak pada perdagangan dan energi global.
Pernyataan Lavrov disampaikan ketika konflik antara Amerika Serikat dan Iran masih berlangsung. Laporan yang dikutip sejumlah media menyebut situasi tersebut menempatkan Selat Hormuz di pusat ketegangan regional.
Dalam forum PBB, Lavrov menyatakan kawasan membutuhkan arsitektur regional yang stabil. Ia tidak merinci bentuk bantuan Rusia atau jadwal pelaksanaannya dalam laporan yang tersedia. Pernyataan itu menegaskan kesiapan Rusia untuk memberikan kontribusi konstruktif bersama negara-negara lain yang bertanggung jawab, tanpa menjelaskan bentuk bantuan atau jadwal pelaksanaannya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Internasional
Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk Kursi DK PBB di New York
Menlu Sugiono menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030 melalui pertemuan diploma…
Terbaru di Internasional

Berita utama hari ini

Baca juga





