Lima Tokoh Pendidikan Indonesia Disorot pada Hari Guru Sedunia
Hari Guru Sedunia pada 5 Oktober menyoroti Ki Hajar Dewantara, Butet Manurung, Ahmad Dahlan, Dewi Sartika, dan Zaharman sebagai tokoh pendidikan inspiratif.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Surabaya — Lima tokoh pendidikan Indonesia disorot pada Hari Guru Sedunia yang diperingati setiap 5 Oktober, Senin (5/10/2026), melalui artikel detikJatim.
Tokoh yang dibahas adalah Ki Hajar Dewantara, Butet Manurung, Ahmad Dahlan, Dewi Sartika, dan Zaharman. Artikel tersebut menyebut kelima sosok itu memiliki latar belakang serta cara mengajar berbeda, tetapi sama-sama menunjukkan dampak pendidikan di luar ruang kelas.
Ki Hajar Dewantara disebut mendirikan Perguruan Taman Siswa pada 1922 untuk memperluas akses pendidikan dan mendorong kemandirian peserta didik. Butet Manurung dikenal sebagai penggagas Sokola Rimba, program pendidikan bagi masyarakat adat dan komunitas terpencil.
Ahmad Dahlan disebut mendirikan Muhammadiyah pada 1912 sebagai wadah pembaruan di bidang agama, pendidikan, dan sosial. Dewi Sartika mendirikan Sakola Istri pada 16 Januari 1904 di Bandung untuk memberikan pendidikan dasar, agama, dan keterampilan bagi perempuan.
Zaharman, guru olahraga di SMA Negeri 7 Rejang Lebong, Bengkulu, mendapat penghargaan Guru Menginspirasi pada 2024. Ia disebut telah mengabdi sejak 1991 dan tetap mengajar di daerah terpencil meski menghadapi medan sulit, keterbatasan fasilitas, serta tantangan sosial.
Mengapa lima tokoh ini penting bagi pembaca
Kisah kelima tokoh memperlihatkan ragam persoalan pendidikan Indonesia, mulai dari perluasan akses dan pendidikan masyarakat adat hingga pendidikan perempuan serta pengabdian guru di daerah terpencil. Bagi pembaca, rangkaian kisah itu memberi konteks tentang peran pendidik dalam menjangkau kelompok yang menghadapi keterbatasan akses belajar.
Artikel juga menyebut mata kanan Zaharman mengalami kebutaan permanen setelah serangan ketapel ketika menegur siswa yang merokok di sekolah. Meskipun demikian, ia tetap memilih mengajar dan mendampingi murid-muridnya.
Hari Guru Sedunia atau World Teachers' Day diperingati setiap 5 Oktober, sedangkan Hari Guru Nasional di Indonesia diperingati setiap 25 November. Peringatan 5 Oktober menjadi momentum untuk mengapresiasi kontribusi guru dalam pendidikan.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Tokoh

Jakarta Mengenang Tujuh Pahlawan Revolusi pada HUT ke-81 TNI
Peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 kembali menyoroti tujuh Pahlawan Revolusi dan pidato AH Nasution saat pemakaman mereka di Jakarta.
Berita utama hari ini


