Mengapa Artisan Milk Tea Berisiko bagi Kesehatan Metabolik?
Pakar UI Dr. Widyatuti mengingatkan artisan milk tea dapat menyumbang 70 hingga 100 persen batas gula harian. Konsumen disarankan memilih kemanisan rendah dan membatasi topping.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Depok — Pakar Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Dr. Widyatuti, mengingatkan risiko konsumsi artisan milk tea terhadap kesehatan dalam keterangan di Depok, Jumat, 25 September 2026.
Menurut Widyatuti, artisan milk tea memadukan gula tinggi, krimer olahan, pemanis tambahan, dan teh pekat. Kombinasi itu berpotensi memicu gangguan metabolisme apabila dikonsumsi berlebihan, termasuk obesitas, resistensi insulin yang dapat berujung pada diabetes melitus tipe 2, serta gangguan sistem kardiovaskular.
Kementerian Kesehatan merekomendasikan batas konsumsi gula maksimal empat sendok makan atau setara 50 gram per orang per hari. Sementara itu, satu porsi artisan milk tea di pasaran diperkirakan menyumbang 70 hingga 100 persen dari batas harian tersebut. Besarnya kandungan dapat berbeda menurut ukuran minuman, bahan, dan tingkat kemanisan.
Mengapa informasi ini penting bagi pembaca
Informasi tersebut relevan karena konsumsi gula dari satu minuman dapat mengambil porsi besar dari batas harian yang direkomendasikan pemerintah. Risiko tidak hanya berkaitan dengan gula, tetapi juga kafein dari basis teh pekat. Konsumsi kafein berlebih disebut berisiko memicu kecemasan, palpitasi jantung, dan masalah pencernaan pada kelompok rentan.
Widyatuti menyarankan masyarakat memilih tingkat kemanisan terendah, seperti less sugar 30 persen atau no sugar. Ia juga mengingatkan agar topping dibatasi dan milk tea ditempatkan sebagai sajian sesekali, dengan tetap mengutamakan air putih.
Langkah tersebut tidak menghapus kandungan gula atau kafein secara otomatis, tetapi dapat membantu konsumen mengendalikan asupan dari minuman dan bahan tambahannya. Pilihan tingkat kemanisan, ukuran, bahan, serta topping menjadi faktor yang perlu diperhatikan ketika membeli artisan milk tea.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kesehatan
Yahya Zaini Minta Faskes Siaga Hadapi Super Flu di Indonesia
Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini meminta rumah sakit dan puskesmas siaga 24 jam setelah influenza A(H3N2) subclade K terdeteksi di 13 provinsi.
Terbaru di Kesehatan

Berita utama hari ini

Baca juga





