Kabar18.com

Rabu, 14 Oktober 2026

Mengapa Pertumbuhan Ekonomi Belum Otomatis Menciptakan Kerja Berkualitas?

Pertumbuhan ekonomi 5,11 persen pada 2025 belum otomatis memperluas pekerjaan berkualitas. Data pengangguran, upah, informalitas, dan produktivitas memberi gambaran yang lebih utuh.

Oleh

· 3 menit baca

Pertumbuhan ekonomi Indonesia belum otomatis menghasilkan pekerjaan berkualitas. Bank Dunia menilai tantangan utama bukan lagi semata jumlah pekerjaan, melainkan produktivitas dan mutu pekerjaan; data BPS menunjukkan tingkat pengangguran terbuka November 2025 sebesar 4,74 persen, sementara rata-rata upah buruh sebesar Rp3,33 juta.

Mengapa pertumbuhan ekonomi belum cukup?

Bank Indonesia mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen pada 2025, lebih tinggi daripada 5,03 persen pada 2024. Namun, laporan yang sama menyebut perbaikan kualitas ketenagakerjaan masih menjadi bagian penting dari agenda ekonomi.

Bank Dunia menjelaskan bahwa pertumbuhan perlu lebih produktif dan menciptakan lebih banyak pekerjaan bernilai tambah agar Indonesia dapat mencapai status berpendapatan tinggi pada 2045. Pertumbuhan yang bertahan di sekitar 5 persen dinilai belum memadai untuk tujuan tersebut.

Seperti apa masalah kualitas pekerjaan?

Menurut Bank Dunia, hampir dua pertiga pekerjaan baru di sektor jasa selama satu dekade terakhir terkonsentrasi pada kegiatan berketerampilan rendah dan bernilai rendah, seperti perdagangan eceran serta jasa makanan. Sekitar 83 persen pekerja masih berada dalam pekerjaan informal.

Bank Dunia juga menyebut hanya 8,4 persen penerima pendapatan di Indonesia memiliki pekerjaan yang menopang gaya hidup kelas menengah pada 2023, turun dari 14 persen pada 2019. Angka itu menunjukkan bahwa penurunan pengangguran tidak dengan sendirinya memperluas pekerjaan dengan pendapatan dan perlindungan lebih baik.

Bagaimana membaca angka pengangguran dan upah?

BPS mencatat tingkat pengangguran terbuka November 2025 sebesar 4,74 persen dan rata-rata upah buruh sebesar Rp3,33 juta. Kedua angka tersebut mengukur hal berbeda: tingkat pengangguran menunjukkan proporsi angkatan kerja yang belum bekerja, sedangkan rata-rata upah menggambarkan pendapatan buruh yang tercakup dalam pengukuran BPS.

Karena itu, turunnya pengangguran tidak cukup untuk menilai seluruh kondisi pasar kerja. Komposisi pekerjaan, status formal atau informal, keterampilan, produktivitas, jam kerja, dan tingkat upah ikut menentukan apakah pertumbuhan memperbaiki kesejahteraan pekerja.

Apa yang menghambat produktivitas?

Bank Dunia mengidentifikasi dominasi perusahaan besar, hambatan regulasi, dan terbatasnya penyebaran pengetahuan sebagai faktor yang memperlambat produktivitas. Laporan Bank Indonesia juga menempatkan pendidikan, pelatihan vokasi, riset, inovasi, serta penguatan ekosistem ketenagakerjaan sebagai bagian dari transformasi ekonomi.

Masalahnya bukan hanya kemampuan pekerja. Alokasi modal dan tenaga kerja yang kurang efisien dapat menahan perpindahan pekerja ke sektor dengan nilai tambah dan upah lebih tinggi, termasuk manufaktur yang lebih produktif serta jasa berkeahlian.

Apa ukuran kemajuan yang lebih lengkap?

Penilaian ekonomi perlu menggabungkan pertumbuhan, pengangguran, upah, informalitas, dan produktivitas. BPS menerbitkan karakteristik pekerja berdasarkan pendidikan, lapangan pekerjaan, jam kerja, jenis pekerjaan, serta rata-rata upah atau pendapatan; data itu membantu melihat kualitas pekerjaan di balik angka pengangguran.

Dengan ukuran tersebut, pertanyaan kebijakan bergeser dari berapa banyak pekerjaan tercipta menjadi pekerjaan seperti apa yang tumbuh, seberapa produktif, dan apakah pendapatannya mampu memperluas kelompok berpendapatan menengah.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Analisis

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.