Kabar18.com

Rabu, 7 Oktober 2026

Mengapa Pesantren Sunan Drajat Kembangkan Ekonomi Digital

Pesantren Sunan Drajat di Lamongan mengembangkan koperasi digital, pembayaran Face ID bagi santri, dan sekitar 200 gerai ritel dengan pendampingan Bank Indonesia.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Perangkat mesin kasir digital layar sentuh dengan tampilan kode QR di atas meja konter.
Ilustrasi: Perangkat mesin kasir digital layar sentuh dengan tampilan kode QR di atas meja konter. · Foto: iMin Technology / Pexels

Lamongan — Pondok Pesantren Sunan Drajat mengembangkan Koperasi Digital Pesantara, pembayaran dengan Face ID bagi santri, dan jaringan sekitar 200 gerai ritel di Lamongan, Jawa Timur. Pengembangan usaha itu mendapat perhatian serta pendampingan Bank Indonesia.

Pesantren Sunan Drajat tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga mengembangkan kegiatan ekonomi melalui Lembaga Ekonomi Sunan Drajat. Inovasi yang disebut mencakup koperasi digital, sistem pembayaran berbasis Face ID, pengelolaan gerai ritel, serta produksi berbagai barang secara mandiri.

Jaringan ritel tersebut mayoritas tersebar di Jawa Timur dan tumbuh melalui kemitraan dengan masyarakat serta pesantren. Digitalisasi digunakan untuk memantau omzet, stok barang, pembelian, dan aktivitas cabang sehingga pengelola dapat mengawasi kinerja usaha dari jarak jauh.

Ekonomi pesantren terhubung dengan usaha digital

Koperasi digital Pesantara dikembangkan sebagai platform yang mempertemukan produk pesantren dengan konsumen. Pesantren anggota juga menjadi bagian dari kepemilikan koperasi, bukan hanya penjual.

Bank Indonesia mendampingi penguatan ekosistem tersebut melalui sejumlah program, termasuk distribution center dan dukungan usaha bahan baku halal. Pesantara telah memiliki sekitar 40 pesantren sebagai anggota dan mencatat omzet transaksi hampir Rp 8 miliar sejak diluncurkan pada tahun sebelumnya.

Pengembangan bisnis Sunan Drajat menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi pesantren melalui usaha ritel, koperasi, teknologi, dan produk produksi mandiri.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Entrepreneur

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.