Menpar Dorong Wisata Olahraga Jadi Motor Pariwisata Indonesia
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut wisata olahraga berpeluang menjadi motor pertumbuhan pariwisata Indonesia pada 5 Oktober 2026. Pemerintah mendorong pemerataan event dan peningkatan standar layanan.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan pada 5 Oktober 2026 bahwa wisata olahraga berpeluang menjadi salah satu motor pertumbuhan pariwisata Indonesia. Ia menekankan perlunya pemerataan penyelenggaraan event olahraga di berbagai daerah, standardisasi layanan, profesionalisme penyelenggara, dan pengelolaan risiko.
Pemerintah mendorong agar event olahraga tidak hanya terkonsentrasi di destinasi unggulan. Setiap daerah diharapkan mengembangkan event berdasarkan karakter dan keunikan lokal, sehingga kegiatan tersebut dapat tumbuh lebih merata dan memberi manfaat bagi lebih banyak wilayah.
Pengembangan wisata olahraga juga menghadapi tantangan daya dukung destinasi dan keberlanjutan kunjungan. Karena itu, penyelenggaraan event perlu didukung layanan yang memenuhi standar, pengelola yang profesional, serta manajemen risiko yang memadai untuk membangun event berkelas dunia.
Pemerataan event menentukan manfaat wisata olahraga
Bagi pembaca di berbagai daerah, kebijakan ini berarti peluang pengembangan pariwisata tidak hanya bertumpu pada destinasi yang selama ini menjadi pusat kunjungan. Event yang dirancang dari potensi lokal dapat memperkuat daya tarik daerah sekaligus mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, swasta, serta pemangku kepentingan pariwisata.
Wisata olahraga dipandang sebagai bagian dari strategi pertumbuhan sektor pariwisata karena menghubungkan kegiatan olahraga dengan perjalanan, layanan destinasi, dan aktivitas ekonomi setempat. Pemerintah menilai sinergi berbagai pihak diperlukan agar sports tourism Indonesia berkembang secara berkelanjutan.
Langkah berikutnya yang disebutkan pemerintah adalah mendorong pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait merancang event olahraga yang sesuai dengan karakter serta keunikan masing-masing daerah, bukan sekadar meniru format yang telah berjalan di tempat lain.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Ekonomi Indonesia Menjadi 5,2 Persen
Bank Dunia menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5,2 persen. Pertumbuhan semester I-2026 tercatat 5,4 persen, dengan risi…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga





