MotoGP Mandalika 2026 Dorong Pariwisata dan UMKM NTB
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika dipromosikan sebagai penggerak pariwisata NTB sekaligus ruang pengenalan budaya dan pengembangan UMKM lokal.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Mandalika — Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dipromosikan pada 13 Oktober 2026 sebagai sarana pengembangan pariwisata, budaya, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ajang yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, itu tidak hanya diarahkan sebagai balapan, tetapi juga sebagai penggerak aktivitas ekonomi daerah.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut gelaran MotoGP Mandalika 2026 mengembangkan wisata olahraga di Indonesia ke arah yang positif.
Dampak tersebut menjangkau perhotelan, transportasi, kuliner, serta UMKM. Kenaikan aktivitas wisatawan juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk dan kreativitas khas daerah.
MotoGP memperluas manfaat pariwisata dan UMKM NTB
PT Pertamina (Persero) menghadirkan 30 UMKM binaan di bazar area Festival Energizing Indonesia selama 9-11 Oktober 2026. Produk yang ditawarkan mencakup kuliner, minuman, kerajinan tangan, dan produk perawatan tubuh. Sebanyak 26 UMKM di antaranya bergerak di sektor makanan dan minuman.
Pelibatan UMKM juga memberi kesempatan bagi usaha lokal untuk memperluas pasar. Produk anyaman bambu dari Desa Loyok, misalnya, turut menjadi suvenir atau merchandise dalam gelaran tersebut. Inisiatif lain melibatkan perempuan dan penyandang disabilitas serta mempertemukan terapis lokal dengan UMKM penyedia produk perawatan tubuh.
Selain transaksi selama balapan, penyelenggaraan ini diarahkan untuk memperkuat daya tarik Mandalika sebagai destinasi wisata secara berkelanjutan. Dengan demikian, promosi budaya dan produk lokal menjadi bagian dari pengalaman wisatawan, bukan hanya kegiatan pendukung di area sirkuit.
Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 berlangsung pada 9-11 Oktober 2026. Lebih dari 157 ribu pengunjung, 202 pelaku UMKM, dan lebih dari 600 stan UMKM tercatat di sekitar Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Tokoh
Bahlil Jelaskan Dasar Kebijakan UMKM di Jakarta
Bahlil Lahadalia menyebut pengalaman memperoleh proyek bernilai kontrak Rp 60 juta menjadi dasar kebijakan afirmatif bagi pengusaha daerah dan UMKM da…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga





