Kabar18.com

Kamis, 8 Oktober 2026

Pakar Ingatkan Warga Indonesia Tak Tunda Skrining Kesehatan

Pakar kesehatan mengingatkan masyarakat tidak menunda medical check-up dan skrining saat mengatur ulang pengeluaran. Program Cek Kesehatan Gratis dapat dimanfaatkan untuk deteksi dini.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Stetoskop kuning, masker medis, dan tangan memegang potongan kertas berbentuk hati di atas meja.
Ilustrasi: Stetoskop kuning, masker medis, dan tangan memegang potongan kertas berbentuk hati di atas meja. · Foto: https://kaboompics.com/ / Pexels

Jakarta — Pakar kesehatan mengingatkan masyarakat di Indonesia agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan dan skrining pada 7 Oktober 2026 meski sedang menerapkan downgrade lifestyle atau menurunkan gaya hidup.

Dokter dan pendiri Health Collaborative Center (HCC), Dr dr Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, mengatakan penghematan sebaiknya tidak mengorbankan medical check-up dan deteksi dini. Menurut dia, pemeriksaan kerap dianggap belum mendesak ketika seseorang merasa sehat atau tidak memiliki keluhan.

Ray menjelaskan sejumlah kondisi, antara lain tekanan darah tinggi, diabetes, anemia, dan gangguan fungsi organ, dapat berkembang tanpa gejala berarti. Penundaan pemeriksaan berisiko membuat faktor penyakit baru diketahui ketika kondisinya memburuk.

Ia menganjurkan masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) ketika biaya menjadi alasan untuk menunda pemeriksaan. Program tersebut dinilai dapat membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan dasar dan mendeteksi risiko lebih awal tanpa menambah beban biaya rumah tangga.

Skrining menjaga perlindungan kesehatan saat pengeluaran diperketat

Ray menekankan pemeriksaan kesehatan bukan hanya bagi orang yang sedang sakit. Bagi warga yang merasa sehat, skrining tetap diperlukan untuk mengetahui risiko yang mungkin tumbuh tanpa disadari.

Penghematan pada barang konsumtif dapat berbeda dengan penundaan skrining. Menurut Ray, mengurangi pemeriksaan sekarang berpotensi memindahkan biaya kecil hari ini menjadi biaya pengobatan yang lebih besar ketika penyakit menimbulkan komplikasi.

Ray juga mengingatkan masyarakat agar menurunkan pengeluaran untuk kebutuhan yang tidak mendesak tanpa mengurangi perlindungan terhadap kesehatan. CKG dapat digunakan sebagai akses deteksi dini, terutama bagi warga yang perlu mengatur ulang anggaran.

Program CKG disebut menjadi pilihan pemeriksaan dasar tanpa biaya tambahan bagi masyarakat. Anjuran tersebut disampaikan agar keputusan menyesuaikan gaya hidup tidak membuat pemeriksaan rutin dan pengenalan risiko kesehatan ikut terhenti.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Gaya Hidup

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.