Pemerintah Dorong Pariwisata untuk Mencapai Target Pertumbuhan 6 Persen pada 2027
Pemerintah memasukkan pariwisata, industri pengolahan, dan Kawasan Ekonomi Khusus dalam sumber pertumbuhan yang akan didorong untuk mencapai target ekonomi 2027.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Jakarta — Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengatakan pemerintah memasukkan pariwisata sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yang akan didorong untuk mencapai target 6 persen pada 2027. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada 7 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Arah kebijakan ini menempatkan pariwisata sebagai salah satu sektor yang akan didorong dalam agenda pertumbuhan ekonomi nasional 2027, bersama investasi dan industri pengolahan.
Dradjad mengatakan pemerintah akan menggunakan sejumlah instrumen, antara lain stimulus, standardisasi, dan statistik, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut target 6 persen pada 2027 masih dapat terlampaui jika kebijakan dijalankan secara cepat dan terkoordinasi.
Selain pariwisata, pemerintah mengidentifikasi industri pengolahan sebagai sumber pertumbuhan lain. Kawasan Ekonomi Khusus juga masuk dalam pekerjaan yang akan ditangani Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Menurut Dradjad, pemerintah perlu mengurangi hambatan investasi swasta dan operasional usaha. Hambatan itu mencakup perizinan serta ketidaksinkronan kebijakan antar-kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Dradjad mengatakan koordinasi dengan pemerintah daerah akan dilakukan untuk menyelesaikan hambatan teknokratis maupun politis. Ia menyampaikan pernyataan tersebut setelah menerima delapan butir tugas dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Badan Koordinasi Penanaman Modal menyebut pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2027 dalam kisaran 5,8-6,5 persen. Lembaga itu juga mencantumkan target realisasi investasi 2027 sebesar Rp2.322 triliun.
Target tersebut menunjukkan bahwa dorongan terhadap pariwisata berjalan bersama agenda peningkatan investasi dan penguatan sektor lain. Pemerintah belum menetapkan dalam pernyataan Dradjad ukuran kontribusi khusus sektor pariwisata terhadap target pertumbuhan 2027.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
160 Shuttle Bus Gratis Disiapkan untuk Penonton MotoGP Mandalika 2026
ITDC dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyiapkan 160 shuttle bus gratis untuk pemegang tiket MotoGP Mandalika 2026. Layanan berlangsung 9–1…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga





