Kabar18.com

Senin, 12 Oktober 2026

Pemerintah Siapkan 12 Lelang SBN untuk Pembiayaan APBN 2026

Pemerintah menjadwalkan 12 kali lelang SBN reguler pada kuartal IV-2026. Kementerian Keuangan juga menyiapkan potensi pinjaman program US$1,8 miliar dari mitra bilateral dan multilateral.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tangan seseorang menulis di atas kertas catatan di meja kerja dengan ponsel, kacamata, dan dokumen.
Ilustrasi: Tangan seseorang menulis di atas kertas catatan di meja kerja dengan ponsel, kacamata, dan dokumen. · Foto: Nataliya Vaitkevich / Pexels

Jakarta — Pemerintah menyiapkan 12 kali lelang Surat Berharga Negara (SBN) reguler pada kuartal IV-2026 dan berpotensi menarik pinjaman program US$1,8 miliar untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada akhir 2026.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Suminto, mengatakan jadwal lelang tersebut terdiri atas enam kali lelang Surat Utang Negara (SUN) dan enam kali lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Lelang SBN reguler dijadwalkan berlangsung setiap Selasa pada kuartal keempat.

Pemerintah menyiapkan langkah itu untuk membantu memenuhi target pembiayaan utang dan menutup defisit APBN 2026. Pemerintah juga masih memiliki potensi penarikan pinjaman program dari lembaga bilateral dan multilateral sebesar US$1,8 miliar yang siap ditarik pada kuartal IV-2026.

Menjaga pembiayaan APBN hingga akhir tahun

Rencana lelang dan opsi pinjaman menjadi bagian dari strategi pembiayaan pemerintah pada tiga bulan terakhir 2026. Selain penerbitan SBN domestik, pemerintah mempertimbangkan sumber pembiayaan dari mitra bilateral dan multilateral.

Bagi pembaca, kebijakan tersebut menunjukkan cara pemerintah memenuhi kebutuhan pembiayaan ketika APBN masih menghadapi defisit. Jumlah lelang yang terjadwal memberi ruang bagi pemerintah untuk menghimpun dana melalui pasar domestik, sedangkan pinjaman program menjadi alternatif dari lembaga bilateral dan multilateral.

Rencana berikutnya adalah melaksanakan 12 kali lelang SBN reguler pada kuartal IV-2026 serta menarik pinjaman program US$1,8 miliar apabila diperlukan untuk pembiayaan APBN. Pemerintah belum menyebutkan dalam laporan yang dirujuk besaran dana yang dihimpun dari setiap lelang.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.