Pemerintah Siapkan Aturan Teknis Reforma Agraria di Jakarta
Pemerintah menyiapkan aturan teknis reforma agraria setelah parlemen mengesahkan ketentuan baru. Aturan itu akan membatasi kepemilikan tanah dan mengatur pengalihan aset negara.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Pemerintah akan merumuskan ketentuan teknis reforma agraria setelah parlemen mengesahkan aturan baru mengenai penyelesaian konflik agraria di Jakarta pada 22 September 2026.
Ketentuan teknis itu mencakup batas minimum dan maksimum kepemilikan tanah serta pengalihan aset negara. Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid menyampaikan rencana tersebut dalam sidang parlemen pada hari yang sama.
Aturan baru itu juga membentuk badan khusus yang berada langsung di bawah Presiden Prabowo Subianto. Menurut laporan, badan tersebut akan menangani perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan penyelesaian konflik reforma agraria.
Mengapa aturan ini penting bagi pembaca
Konflik agraria di Indonesia berkaitan dengan tumpang tindih klaim atas kawasan hutan, aset negara, dan tanah milik swasta. Persoalan itu dapat melibatkan masyarakat lokal, perusahaan swasta, serta badan usaha milik negara.
Pembatasan penguasaan dan kepemilikan tanah diarahkan untuk mendorong pemerataan serta mencegah pemusatan kepemilikan. Badan baru tersebut akan menjadi lembaga yang bertanggung jawab kepada presiden untuk menjalankan kerangka reforma agraria dan membantu menyelesaikan konflik terkait tanah.
Pemerintah selanjutnya menyiapkan peraturan yang menjabarkan kewenangan badan baru itu. Aturan turunan tersebut juga akan mengatur batas kepemilikan tanah dan pemindahan status barang milik negara, baik milik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Perubahan ini menempatkan penyelesaian konflik tanah, pengawasan pelaksanaan reforma agraria, dan penataan kepemilikan dalam satu kerangka kelembagaan baru. Rincian pelaksanaan masih menunggu ketentuan teknis yang akan dirumuskan pemerintah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
BRIN Perkenalkan Lalita untuk Deteksi Arca di Jakarta
BRIN memperkenalkan Lalita Interactive Catalogue pada puncak IRIFair 2026 di Jakarta. Aplikasi berbasis AI itu membantu mencocokkan arca dan menelusur…
Terbaru di Hukum

Berita utama hari ini

Baca juga



