Pemerintah Targetkan Aturan Pajak Royalti Penulis Terbit November
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan rancangan aturan insentif PPh final royalti penulis memasuki harmonisasi dan ditargetkan terbit November 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Jakarta — Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan pada 11 Oktober 2026 bahwa rancangan peraturan pemerintah tentang insentif Pajak Penghasilan (PPh) final atas royalti penulis buku memasuki tahap harmonisasi dan ditargetkan terbit pada November 2026.
Rancangan aturan itu telah memperoleh persetujuan izin prakarsa dari Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menyiapkan aturan tersebut untuk mengatur pemungutan PPh final atas penghasilan royalti penulis buku.
Dalam skema yang disiapkan, tarif PPh final atas royalti penulis buku turun menjadi 1,5 persen dari sebelumnya 15 persen. Pajak itu bersifat final sehingga kewajiban perpajakan atas penghasilan royalti selesai setelah pemotongan oleh penerbit.
Skema tersebut ditujukan bagi penulis yang karyanya memiliki nomor International Standard Book Number (ISBN) resmi. Royalti yang diterima kemudian dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan tanpa penghitungan ulang menggunakan tarif pajak progresif.
Insentif pajak memberi kepastian bagi penulis buku
Perubahan tarif menjadi 1,5 persen dapat memberi kepastian mengenai kewajiban pajak atas royalti karya tulis. Bagi ekosistem penerbitan, aturan yang lebih jelas menentukan mekanisme pemotongan pajak dan pelaporan penghasilan penulis.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan pemerintah untuk menyiapkan insentif pajak bagi penulis. Sebelumnya, pemerintah menyatakan skema PPh final tersebut akan diberlakukan pada semester II 2026 dan hanya mencakup penulis dengan buku yang memiliki ISBN.
Riefky menyampaikan perkembangan rancangan aturan itu saat membuka Festival Literaia 2026 di Museum Nasional, Jakarta. Setelah tahap harmonisasi selesai, pemerintah menargetkan rancangan peraturan pemerintah tersebut disahkan pada November 2026 atau sebelum akhir 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Politik
PAN Kembali Usung Prabowo untuk Pilpres 2029 dari Jakarta
PAN kembali menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2029. Penentuan calon wakil presiden…
Terbaru di Pemerintahan

Berita utama hari ini

Baca juga





