Kabar18.com

Minggu, 4 Oktober 2026

Pemerintah Tempatkan Dana SBN di Bank Indonesia untuk Stabilkan Rupiah

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan dana penerbitan surat utang pemerintah yang ditempatkan di Bank Indonesia menjadi cadangan devisa untuk membantu stabilisasi rupiah.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sudut rendah gedung pencakar langit kaca modern dengan latar belakang langit biru.
Ilustrasi: Sudut rendah gedung pencakar langit kaca modern dengan latar belakang langit biru. · Foto: Andrea Musto / Pexels

Bogor — Wakil Menteri Keuangan Juda Agung pada 2 Oktober 2026 mengungkapkan dana dari upaya menjaga daya tarik imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) akan ditempatkan di Bank Indonesia sebagai cadangan devisa untuk mendukung stabilisasi nilai tukar rupiah.

Kementerian Keuangan berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk menjaga daya tarik SBN agar aliran modal masuk ke Indonesia. Pemerintah juga dapat menerbitkan surat utang pemerintah di pasar global, termasuk global bonds dan Panda Bonds.

Dana yang diperoleh dari penerbitan surat utang tersebut ditempatkan di Bank Indonesia dan menjadi cadangan devisa. Menurut Juda, cadangan devisa itu digunakan sebagai modal bank sentral untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah.

Mengapa strategi SBN penting bagi pembaca

Strategi tersebut berkaitan dengan stabilitas rupiah dan kondisi pasar keuangan nasional. Daya tarik imbal hasil SBN ditujukan untuk mendorong aliran modal masuk, sedangkan penerbitan surat utang pemerintah dalam valuta asing dapat memperkuat cadangan devisa.

Pemerintah juga mempertahankan kredibilitas fiskal melalui pengelolaan defisit dan pembiayaan dalam batas yang aman dan berkelanjutan. Pengelolaan utang secara aktif digunakan untuk menjaga keseimbangan antara daya tarik imbal hasil SBN dan biaya utang pemerintah.

Kementerian Keuangan menyatakan koordinasi dengan Bank Indonesia dan penerbitan surat utang pemerintah di pasar global merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas rupiah.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.