Kabar18.com

Kamis, 15 Oktober 2026

Perhatikan Keselamatan Warga, Bupati Hurmin Tinjau Langsung Kondisi Jembatan di Pelawan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Bupati Sarolangun, H. Hurmin meninjau kondisi jembatan gantung di Desa Penegah dan Pulau Aro Seberang, Kecamatan Pelawan || Dok Saro
Bupati Sarolangun, H. Hurmin meninjau kondisi jembatan gantung di Desa Penegah dan Pulau Aro Seberang, Kecamatan Pelawan || Dok Saro

KABAR18.COM - Bupati Sarolangun, H. Hurmin meninjau kondisi jembatan gantung di Desa Penegah dan Pulau Aro Seberang, Kecamatan Pelawan, yang terancam roboh akibat terkikisnya tebing penyangga oleh derasnya aliran sungai.

Dalam kunjungan ini, Bupati Hurmin didampingi oleh Anggota DPRD Sarolangun, Syaihu, Akmal, Eriq, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Arif Hamdani beserta jajarannya.

Dari hasil peninjauan, dua jembatan gantung tersebut berada dalam kondisi kritis, dengan tebing penyangga tiang jembatan yang mulai terkikis akibat meningkatnya debit air dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan warga yang melintas.

Menanggapi hal ini, Bupati Hurmin mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jembatan tersebut.

“Dinas terkait akan menghitung langkah apa yang bisa kita ambil di sini, selagi anggarannya masih ada. Intinya, kita cek dulu anggarannya,” ujar Bupati Hurmin.

Ia juga mengakui bahwa keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam melakukan perbaikan besar. Namun, pemerintah daerah akan berupaya mencari solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini.

“Apalagi anggaran kita sangat terbatas. Kita harus sabar, namun kami dari pemerintah akan berupaya mencari solusi terbaik. Soal turap di Daerah Aliran Sungai (DAS) ini sebenarnya kewenangan Balai Sungai Nasional, yang anggarannya lebih besar,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah akan memanfaatkan dana tanggap darurat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah pembuatan turap atau bronjong guna menahan tanah di sekitar tiang penyangga jembatan agar tidak longsor ke sungai.

“Dengan anggaran yang terbatas, kita akan melakukan pembuatan turap atau bronjong untuk mengamankan tebing terlebih dahulu. Tujuannya agar tebing tidak menggerus tiang penyangga. Kalau tiang ini habis, jembatan bisa roboh,” tambahnya.

Peninjauan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam merespons cepat permasalahan infrastruktur yang berpotensi membahayakan keselamatan warga. Meskipun keterbatasan anggaran menjadi tantangan, upaya antisipasi sementara diharapkan dapat mencegah kerusakan lebih parah hingga solusi permanen dapat direalisasikan.

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ragam

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.