Polri Gelar Operasi Narkoba di Sejumlah Wilayah Indonesia
Polri menggelar operasi terpadu pemberantasan narkoba sejak 9 Oktober 2026. Di Sumatera Utara, 36 orang diamankan dari sembilan lokasi dan 102,49 gram sabu disita; di Riau, 68 orang diperiksa.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Sumatera Utara — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Polda Sumatera Utara dan instansi terkait menggerebek sembilan lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba pada 11 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Penindakan ini memengaruhi penanganan 36 orang di Sumatera Utara, dengan 28 orang diarahkan ke rehabilitasi dan delapan orang diproses secara hukum.
Menurut Divisi Humas Polri dan keterangan Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Kristian Parluhutan Siagian, operasi itu merupakan bagian dari rangkaian pemberantasan narkoba yang berlangsung di berbagai wilayah Indonesia sejak 9 Oktober 2026.
Di Sumatera Utara, petugas mengamankan 36 orang dan menyita 102,49 gram sabu. Dari jumlah tersebut, 28 orang diduga sebagai pengguna dan akan menjalani rehabilitasi, sedangkan delapan orang lainnya diduga sebagai pengedar dan diproses sesuai hukum.
Operasi di sembilan wilayah itu melibatkan personel Bareskrim, Polda Sumatera Utara, kepolisian resor, Badan Narkotika Nasional, Tentara Nasional Indonesia, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Sasaran operasi tersebar di Deli Serdang, Asahan, Mandailing Natal, Karo, Toba, Samosir, Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Kota Sibolga.
Di Riau, aparat mengamankan 68 orang dalam operasi di sebuah tempat hiburan malam. Sebanyak 63 orang dinyatakan positif mengonsumsi zat narkotika berdasarkan hasil tes urine, menurut informasi Divisi Humas Polri yang dikutip sejumlah media.
Polri menyatakan operasi terpadu tersebut juga berlangsung di sejumlah wilayah lain. Aparat akan mendalami barang bukti dan informasi dari penindakan untuk mengungkap jaringan serta sumber pasokan narkoba.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pertahanan
Mengapa Rekrutmen TNI Menimbang Talenta Siber?
Arah rekrutmen TNI dan Polri mulai menimbang kemampuan intelektual serta keahlian teknologi untuk menghadapi perang hibrida, ancaman siber, dan penggu…
Terbaru di Daerah

Baca juga





