Prabowo Bagi Peran APBN dan Danantara di Jakarta
Presiden Prabowo meminta Kementerian Keuangan dan Danantara berbagi tugas menjaga ekonomi Indonesia. APBN membiayai kebutuhan publik, sedangkan Danantara memperkuat investasi.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Kementerian Keuangan dan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara membagi peran untuk menjaga perekonomian Indonesia dalam rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 30 September 2026.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan arahan itu menempatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membiayai pelayanan publik, infrastruktur dasar, dan operasional pemerintah. Danantara mendapat peran lebih kuat dalam investasi.
Suahasil menyebut APBN dan Danantara akan berkolaborasi dalam menjalankan fungsi masing-masing. Ia juga mengatakan Prabowo meminta kredibilitas APBN dijaga dan efisiensi anggaran dilakukan secara terukur agar anggaran negara dapat digunakan untuk kesejahteraan, perlindungan sosial, serta pembangunan infrastruktur.
Pembagian peran menentukan penggunaan anggaran dan investasi
Pembagian tersebut berarti pembiayaan kebutuhan publik dan operasional pemerintahan tetap berada dalam instrumen APBN. Sementara itu, Danantara diarahkan menangani investasi sebagai bagian dari sinergi pengelolaan perekonomian nasional.
Dalam rapat itu, pemerintah juga membahas penguatan kolaborasi antara APBN dan Danantara. Suahasil mengatakan investasi akan menjadi bidang yang sangat kuat di Danantara, sedangkan APBN tetap membiayai pelayanan publik, infrastruktur dasar, dan operasional pemerintah.
Arahan tersebut disampaikan setelah rapat Presiden Prabowo dengan jajaran pemerintah di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 30 September 2026. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan jadwal pelaksanaan lanjutan dari pembagian peran tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Tokoh
Prabowo dan Megawati Direncanakan Bertemu Lagi di Jakarta
Sufmi Dasco Ahmad menyebut Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri direncanakan kembali bertemu pada 17 Oktober 2026. Pertemuan itu akan mengatur…
Terbaru di Politik

Berita utama hari ini

Baca juga





