Prabowo Bahas Penanganan Karhutla Saat Asap Selimuti Musi Rawas
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Jakarta untuk membahas penanganan karhutla. Pada hari yang sama, kabut asap masih menyelimuti Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026, untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Rapat berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB dan membahas penanganan karhutla di Kalimantan serta Sumatra.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengatakan Prabowo memberi perhatian serius terhadap penanganan karhutla. Rapat diikuti antara lain Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebagian peserta mengikuti rapat secara daring.
Dampak karhutla juga dirasakan di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Pada Senin pagi, wilayah tersebut masih diselimuti asap.
Penanganan karhutla berdampak pada kesehatan dan hubungan lintas negara
Kualitas udara di sejumlah daerah terdampak dilaporkan memburuk. Kabut asap juga mulai memengaruhi negara-negara tetangga, sehingga persoalan karhutla tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran di dalam negeri, tetapi juga dampak lintas batas yang perlu diperhatikan pemerintah.
Di Musi Rawas, kabut asap tebal terpantau di Kecamatan Tugu Mulyo. Kondisi tersebut membuat bentang alam Bukit Barisan tidak terlihat. Masyarakat merasakan kualitas udara yang tidak sehat dan melaporkan gangguan terhadap aktivitas serta kesehatan.
Rapat Presiden Prabowo menjadi forum evaluasi penanganan karhutla yang sedang berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia. Laporan mengenai upaya pemerintah di Sumatra, Kalimantan, Riau, dan daerah lain menjadi bagian dari pembahasan penanganan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pertahanan
Mengapa Rekrutmen TNI Menimbang Talenta Siber?
Arah rekrutmen TNI dan Polri mulai menimbang kemampuan intelektual serta keahlian teknologi untuk menghadapi perang hibrida, ancaman siber, dan penggu…
Terbaru di Politik
Baca juga




