Kabar18.com

Rabu, 14 Oktober 2026

Prabowo Beri Perhatian Khusus pada Karhutla di Tanjung Puting

Presiden Prabowo memberi perhatian khusus pada karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting setelah BNPB melaporkan 639,23 hektare lahan masih terbakar di enam provinsi pada 12 Oktober 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sungai berair tenang di bawah kanopi pepohonan hutan tropis yang lebat.
Ilustrasi: Sungai berair tenang di bawah kanopi pepohonan hutan tropis yang lebat. · Foto: Jahra Tasfia Reza / Pexels

Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat dan Seruyan, Kalimantan Tengah; penanganan juga berlangsung di lima provinsi lain: Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, dan Riau. — Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian khusus terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Tanjung Puting pada Senin, 12 Oktober 2026. Pada hari yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto melaporkan 639,23 hektare lahan masih terbakar di enam provinsi.

Mengapa ini penting: Penanganan karhutla tetap berlangsung di enam provinsi, dengan 513,89 hektare kebakaran berada di Taman Nasional Tanjung Puting dan operasi udara terkendala asap.

Suharyanto mengatakan kebakaran baru di Taman Nasional Tanjung Puting mencakup 513,89 hektare. Luas itu menjadi bagian terbesar dari area yang masih ditangani satuan tugas, menurut laporan dalam rapat perkembangan penanganan karhutla yang dipimpin Prabowo.

Prabowo mengatakan Taman Nasional Tanjung Puting menjadi perhatian karena berstatus taman nasional. Kawasan tersebut berada di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

Penanganan dilakukan dengan memperkuat operasi darat. Operasi udara terkendala jarak pandang yang rendah akibat asap tebal, sehingga BNPB mengoptimalkan pengerahan satuan tugas di lapangan.

Selain penanganan kebakaran, Prabowo meminta penguatan jumlah dan kapasitas polisi hutan secara bertahap. Ia juga meminta Polri membantu peningkatan kapasitas personel yang bertugas menjaga kawasan hutan.

Dalam rapat itu, Presiden mendukung pembuatan 200 titik bor air dengan anggaran Rp2 miliar. Pemerintah juga diminta memperkuat pencegahan agar kebakaran tidak kembali meluas.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.