Kabar18.com

Sabtu, 26 September 2026

Program Pemberdayaan Sasar 40.000 Perempuan Pelaku UMKM di Tiga Kota

Program pemberdayaan perempuan pelaku UMKM di Medan, Semarang, dan Surabaya menargetkan 40.000 peserta hingga September 2027. Lebih dari 20.000 perempuan telah dijangkau hingga Agustus 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Gulungan benang aneka warna dan pita ukur di atas meja kayu.
Ilustrasi: Gulungan benang aneka warna dan pita ukur di atas meja kayu. · Foto: Jahra Tasfia Reza / Pexels

Surabaya — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah bersama Yayasan Mercy Corps Indonesia dan DBS Foundation memperkuat dukungan bagi perempuan pemilik atau pengelola UMKM melalui program pemberdayaan yang berlangsung hingga 30 September 2027. Program itu dijalankan di Medan, Semarang, dan Surabaya.

Mengapa ini penting: Perempuan pelaku UMKM di Medan, Semarang, dan Surabaya mendapat pelatihan serta pendampingan melalui program yang menargetkan 40.000 peserta hingga 30 September 2027.

Menurut DBS Foundation, program tersebut menargetkan 40.000 perempuan pelaku UMKM. Hingga Agustus 2026, lebih dari 20.000 perempuan telah dijangkau melalui pelatihan dan pendampingan.

Materi program mencakup literasi keuangan dan digital, manajemen usaha, pemasaran digital, serta akses terhadap produk dan layanan keuangan. Peserta juga memperoleh pendampingan untuk memperkuat usaha dan terhubung dengan layanan keuangan.

DBS Foundation dan Mercy Corps Indonesia menyatakan program itu merupakan bagian dari Financial Inclusion for Women Entrepreneurs. Keduanya bekerja sama dengan Kementerian UMKM untuk memperkuat kesehatan dan ketahanan keuangan perempuan pelaku UMKM.

Dalam agenda LAKSMI 2026 di Surabaya pada 23 September 2026, Kementerian UMKM juga berkolaborasi dengan Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Permodalan Nasional Madani, Badan Amil Zakat Nasional, Mercy Corps, GoTo, dan DBS Foundation.

Kementerian UMKM menyebut LAKSMI dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan usaha mikro dari hulu hingga hilir. Program itu mencakup peningkatan kapasitas kewirausahaan, penguatan legalitas dan sertifikasi, digitalisasi, akses pembiayaan dan pasar, temu mitra, serta perluasan jejaring bisnis.

Acara LAKSMI 2026 di Surabaya diikuti 1.700 perempuan pengusaha mikro secara luring dan daring. Kementerian UMKM menyatakan sekitar 14.000 penerima program pemberdayaan sosial ekonomi dinilai siap dihubungkan dengan program kewirausahaan kementerian.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Entrepreneur

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.