Program Pemberdayaan Sasar 40.000 Perempuan Pelaku UMKM di Tiga Kota
Program pemberdayaan perempuan pelaku UMKM di Medan, Semarang, dan Surabaya menargetkan 40.000 peserta hingga September 2027. Lebih dari 20.000 perempuan telah dijangkau hingga Agustus 2026.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Surabaya — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah bersama Yayasan Mercy Corps Indonesia dan DBS Foundation memperkuat dukungan bagi perempuan pemilik atau pengelola UMKM melalui program pemberdayaan yang berlangsung hingga 30 September 2027. Program itu dijalankan di Medan, Semarang, dan Surabaya.
Mengapa ini penting: Perempuan pelaku UMKM di Medan, Semarang, dan Surabaya mendapat pelatihan serta pendampingan melalui program yang menargetkan 40.000 peserta hingga 30 September 2027.
Menurut DBS Foundation, program tersebut menargetkan 40.000 perempuan pelaku UMKM. Hingga Agustus 2026, lebih dari 20.000 perempuan telah dijangkau melalui pelatihan dan pendampingan.
Materi program mencakup literasi keuangan dan digital, manajemen usaha, pemasaran digital, serta akses terhadap produk dan layanan keuangan. Peserta juga memperoleh pendampingan untuk memperkuat usaha dan terhubung dengan layanan keuangan.
DBS Foundation dan Mercy Corps Indonesia menyatakan program itu merupakan bagian dari Financial Inclusion for Women Entrepreneurs. Keduanya bekerja sama dengan Kementerian UMKM untuk memperkuat kesehatan dan ketahanan keuangan perempuan pelaku UMKM.
Dalam agenda LAKSMI 2026 di Surabaya pada 23 September 2026, Kementerian UMKM juga berkolaborasi dengan Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Permodalan Nasional Madani, Badan Amil Zakat Nasional, Mercy Corps, GoTo, dan DBS Foundation.
Kementerian UMKM menyebut LAKSMI dirancang sebagai ekosistem pemberdayaan usaha mikro dari hulu hingga hilir. Program itu mencakup peningkatan kapasitas kewirausahaan, penguatan legalitas dan sertifikasi, digitalisasi, akses pembiayaan dan pasar, temu mitra, serta perluasan jejaring bisnis.
Acara LAKSMI 2026 di Surabaya diikuti 1.700 perempuan pengusaha mikro secara luring dan daring. Kementerian UMKM menyatakan sekitar 14.000 penerima program pemberdayaan sosial ekonomi dinilai siap dihubungkan dengan program kewirausahaan kementerian.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pemerintahan
Pemprov Jawa Tengah Gelar Nobar FIFA ASEAN Cup di Semarang
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar nonton bareng FIFA ASEAN Cup 2026 secara gratis di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, pada 25 Se…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga





