Kabar18.com

Selasa, 13 Oktober 2026

Rumah Ilhan Omar Digeledah dalam Penyelidikan Imigrasi AS

Agen federal menggeledah rumah Ilhan Omar di Washington, DC, pada 12 Oktober 2026. Penyelidikan kriminal yang sedang berlangsung itu disebut berkaitan dengan dokumen imigrasi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Dinding bata merah dengan tanaman rambat lebat di samping pintu hitam berpagar besi.
Ilustrasi: Dinding bata merah dengan tanaman rambat lebat di samping pintu hitam berpagar besi. · Foto: Charles Parker / Pexels

Washington, DC — Otoritas federal Amerika Serikat menggeledah rumah anggota DPR AS Ilhan Omar di wilayah Washington, DC, pada Senin (12/10) pagi sebagai bagian dari penyelidikan kriminal federal yang masih berlangsung.

Departemen Kehakiman AS menyatakan agen Homeland Security Investigations (HSI), unit investigasi Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, menjalankan surat perintah penggeledahan yang telah disahkan secara hukum. Pemerintah AS belum menjelaskan secara resmi ruang lingkup penyelidikan tersebut.

Sejumlah sumber yang dikutip media Amerika menyebut penyelidikan itu berkaitan dengan dokumen imigrasi dan dugaan penipuan imigrasi. Omar telah membantah tuduhan tersebut dan tidak ada dakwaan pidana terhadapnya yang diumumkan terkait penggeledahan itu.

Penggeledahan memperluas sorotan atas penyelidikan Omar

Ilhan Omar adalah anggota DPR AS dari Partai Demokrat yang mewakili Minnesota. Ia dikenal sebagai pengkritik Presiden Donald Trump dan kembali menjadi sorotan ketika agen federal mendatangi rumahnya menjelang pemilihan paruh waktu AS.

Departemen Kehakiman menyebut tindakan itu merupakan bagian dari penyelidikan kriminal federal yang sedang berjalan. Pernyataan tersebut tidak mengungkap apakah Omar berada di rumah saat penggeledahan atau memberikan rincian tambahan mengenai bukti yang dicari.

Bagi pembaca Indonesia, perkara ini relevan karena menyangkut penggunaan kewenangan penegak hukum federal terhadap anggota parlemen serta isu integritas dokumen imigrasi. Perkembangan kasus juga dapat memengaruhi dinamika politik Amerika Serikat dan kebijakan imigrasinya yang berdampak pada hubungan Washington dengan dunia.

Media yang melaporkan perkara ini menyebut penyelidikan mencakup dokumen imigrasi Omar dan keluarganya. Namun, otoritas belum mengumumkan dakwaan, hasil penggeledahan, atau langkah hukum lanjutan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Internasional

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.