Kabar18.com

Senin, 12 Oktober 2026

Rupiah Fluktuatif di Jakarta, Pasar Cermati Minyak dan Yield Global

Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif pada 12 Oktober 2026. Pasar mencermati harga minyak, imbal hasil global, serta data inflasi Amerika Serikat.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan drum logam berwarna biru dan abu-abu yang disusun mendatar.
Ilustrasi: Tumpukan drum logam berwarna biru dan abu-abu yang disusun mendatar. · Foto: Engin Akyurt / Pexels

Jakarta — Rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026, dan ditutup di kisaran Rp17.850 hingga Rp17.950 per dolar AS.

Proyeksi tersebut disampaikan dalam analisis pasar yang dikutip sejumlah laporan ekonomi. Pelaku pasar mencermati harga minyak mentah dunia, imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat, serta rilis data inflasi Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi pergerakan dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari yang sama berada di level Rp17.884 per dolar AS.

Pergerakan pasar global turut menjadi perhatian. Penurunan harga minyak mentah dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat sebelumnya memberi ruang bagi rupiah, sementara perubahan harga komoditas dan tren yield global tetap dapat memengaruhi arah perdagangan.

Pergerakan rupiah menjadi acuan bagi pembaca nasional

Perubahan nilai tukar rupiah berdampak pada biaya impor, harga energi, dan tekanan inflasi di Indonesia. Karena itu, kisaran Rp17.850 hingga Rp17.950 per dolar AS menjadi informasi penting bagi pelaku usaha, investor, dan rumah tangga yang memiliki kebutuhan dalam valuta asing.

Pasar juga menunggu data inflasi Amerika Serikat dan harga produsen negara tersebut. Kedua data itu dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter serta pergerakan imbal hasil obligasi global. Harga minyak dunia menjadi faktor lain karena perubahan komoditas tersebut berpengaruh terhadap biaya energi dan posisi anggaran.

Investor akan terus mencermati harga minyak dan imbal hasil global selama perdagangan berlangsung. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan agenda lanjutan lain di luar pemantauan indikator pasar tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Analisis

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.