Samarinda Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh akibat Kabut Asap
Pemerintah Kota Samarinda memperpanjang pembelajaran jarak jauh pada 15–17 Oktober 2026 akibat kabut asap. Balikpapan menerapkan kebijakan serupa pada 14–16 Oktober.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Samarinda — Pemerintah Kota Samarinda memperpanjang pembelajaran jarak jauh untuk seluruh satuan pendidikan pada 15–17 Oktober 2026, setelah kualitas udara terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Keputusan itu disampaikan melalui surat edaran pada 15 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Peserta didik di Samarinda tetap belajar dari rumah sampai 17 Oktober 2026, sementara sekolah Balikpapan menjalankan PJJ pada 14–16 Oktober 2026.
Kebijakan tersebut merupakan PJJ tahap III. Menurut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda, pembelajaran dapat berlangsung secara daring atau menggunakan metode lain sesuai kondisi, kebutuhan, dan kemampuan sekolah serta peserta didik.
Kepastian pembelajaran tatap muka setelah 17 Oktober 2026 masih menunggu evaluasi kualitas udara. Pemerintah Kota Samarinda mempertimbangkan aspek kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan sebelum membuka kembali kegiatan di sekolah.
Di Balikpapan, pemerintah kota menerapkan PJJ pada 14–16 Oktober 2026 untuk satuan pendidikan PAUD, SD, SMP, Sanggar Kegiatan Belajar, dan pendidikan nonformal. Kebijakan itu diumumkan pada 14 Oktober 2026 karena kabut asap berdampak pada kualitas udara.
Foto kegiatan belajar dari rumah yang diterbitkan Bisnis.com pada 16 Oktober 2026 menunjukkan kebijakan tersebut masih berjalan pada hari terakhir pelaksanaannya. Proses belajar berlangsung dari rumah sesuai ketentuan masing-masing satuan pendidikan.
Sejumlah laporan daerah juga menyebut penghentian pembelajaran tatap muka di Kutai Timur mulai 13 Oktober 2026. Namun, informasi yang terverifikasi dalam sumber tersebut tidak memuat keputusan lanjutan setelah tanggal itu.
Dengan demikian, perkembangan yang terkonfirmasi pada 17 Oktober 2026 adalah pelaksanaan PJJ Samarinda sampai 17 Oktober, sedangkan kebijakan Balikpapan berlaku sampai 16 Oktober. Keputusan pembukaan kembali sekolah di Samarinda bergantung pada evaluasi kualitas udara.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
Polri Kirim Personel Tangani Karhutla di Sumatra Selatan dan Kalteng
Polri mengirim enam personel spesialis AWC dari Polda Lampung ke Sumatra Selatan pada 17 Oktober 2026. Pengiriman ini menyusul 200 personel Polda NTB…
Terbaru di Pendidikan
Berita utama hari ini

Baca juga




