Samosir Terapkan PJJ untuk PAUD hingga SMP akibat Kabut Asap
Pemerintah Kabupaten Samosir menerapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP pada 19–21 Oktober 2026. Kebijakan ini merespons kabut asap karhutla dan melindungi warga sekolah.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Samosir — Pemerintah Kabupaten Samosir menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP pada 19–21 Oktober 2026 akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kebijakan itu ditujukan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Samosir Dumosch Pandiangan menyampaikan bahwa sekolah tetap menjalankan pembelajaran dari rumah, bukan meliburkan kegiatan pendidikan.
Selama PJJ, siswa diimbau mengurangi aktivitas yang tidak mendesak di luar rumah. Orang tua atau wali murid diminta mengawasi keikutsertaan siswa dalam pembelajaran dan membatasi kegiatan anak di luar rumah selama kondisi udara belum membaik.
PJJ melindungi warga sekolah dari dampak kabut asap
Pengalihan pembelajaran berlaku pada jenjang PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Samosir. Materi pembelajaran disampaikan dari rumah melalui platform digital atau media komunikasi yang disesuaikan oleh masing-masing sekolah.
Guru diminta memastikan materi diberikan secara proporsional dan tidak memberatkan peserta didik. Kepala sekolah bertugas memantau pelaksanaan PJJ serta melaporkan hasilnya kepada Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Samosir.
Pemerintah Kabupaten Samosir juga menetapkan mekanisme kehadiran guru dan tenaga kependidikan melalui Work From Home (WFH).
Kebijakan ini bersifat sementara dan dievaluasi dengan mempertimbangkan kualitas udara serta arahan pihak berwenang. Informasi tentang kemungkinan perpanjangan PJJ atau pengembalian pembelajaran tatap muka akan disampaikan kemudian berdasarkan hasil evaluasi tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
Polri Kirim Personel Tangani Karhutla di Sumatra Selatan dan Kalteng
Polri mengirim enam personel spesialis AWC dari Polda Lampung ke Sumatra Selatan pada 17 Oktober 2026. Pengiriman ini menyusul 200 personel Polda NTB…
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga




