Satu Pekerja PetroChina Korban Kecelakaan Kerja Diizinkan Pulang
Seorang pekerja yang mengalami kecelakaan kerja di Area NEB#9, Tanjungjabung Barat, Jambi, dan dirawat di rumah sakit di Jambi telah diizinkan pulang.
Reporter: DD
· 3 menit baca
JAKARTA, INFOJAMBI.COM – SKK Migas – PetroChina International Jabung Ltd menginformasikan, seorang pekerja yang mengalami kecelakaan kerja di Area NEB#9, Tanjungjabung Barat, Jambi, dan dirawat di rumah sakit di Jambi telah diizinkan pulang, Senin, 26 Desember 2022. Kondisi lima pekerja yang dirawat di rumah sakit di Jakarta juga berangsur membaik.
Dari lima pekerja yang masih dirawat di Jakarta, satu dalam perawatan intensif dan empat lainnya berada di bangsal perawatan biasa.
Kecelakaan kerja yang terjadi Minggu (18/12) di area NEB#9, Betara, Tanjungjabung Barat, melukai delapan pekerja. Dua diantaranya, Kastalani dan Randi Afrianto, meninggal dunia setelah dirawat beberapa hari di Jakarta. Keduanya telah dimakamkan oleh keluarga masing-masing di Tanjungjabung Barat.
“Di tengah kedukaan mendalam yang dirasakan PetroChina dan keluarga korban, kami sangat bersyukur menyaksikan perkembangan kesehatan teman-teman yang masih dirawat. Kami mohon doa dan dukungan agar para pejuang kami semakin kuat dan dapat menjalani pengobatan dengan baik,” kata Vice President Human Resources and Relations PetroChina, Dencio Renato Boele.
Pada hari Senin (26/12), Dencio mendampingi Bupati Tanjungjabung Barat, Anwar Sadat, mengunjungi pasien dan keluarga mereka di Jakarta. Perwakilan SKK Migas, Safe’i juga hadir dalam kunjungan tersebut.
Dengan kondisi membaik, dua orang pekerja dapat berkomunikasi langsung dengan bupati, meski harus dilakukan melalui telepon ruangan. Anwar juga bertemu anggota keluarga lain yang mendampingi para pekerja dan memberikan semangat serta dukungan.
“Mari kita doakan kesembuhan yang cepat bagi para pasien. Semoga keluarga terus diberi kekuatan dan kesehatan untuk mendampingi proses penyembuhan,” ujar Anwar. Sampai saat ini, investigasi internal mengenai kecelakaan kerja di area NEB#9 masih berlangsung. Namun, dipastikan saat terjadi kecelakaan, semua pekerja menggunakan APD lengkap sesuai prosedur dan memiliki kelengkapan dokumen izin kerja yang diperlukan.
Di tempat berbeda, Kepala Perwakikan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Barat yang sudah hadir didampingi SKK Migas, melihat langsung kondisi para pegawai yang menjalani perawatan.
“Ini bentuk perhatian yang mudah-mudahan bisa mengurangi kesedihan para korban dan keluarga, serta bisa membangkitkan kembali semangat agar pegawai tersebut segera pulih,” ungkap Anggono.
Ia juga menyampaikan, selain tindakan medis yang terus diupayakan demi kesembuhan para korban, pemulihan trauma dari pasca kejadian juga diperlukan salah satunya melalui perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
“Kita masih berduka dengan meninggalnya 2 korban kemarin, tapi juga harus optimis dan fokus untuk kesembuhan yang lainnya,” lanjut Anggono.
SKK Migas bersama PetroChina terus berupaya semaksimal mungkin untuk penyembuhan korban dan akan terus memantau perkembangan kondisi korban yang masih dirawat intensif di rumah sakit.
SKK Migas - KKKS selalu menerapkan SOP yang handal di setiap jalannya operasi hulu migas untuk pemenuhan kebutuhan energi nasional. Segala hal dilakukan dengan memperhatikan keselamatan jiwa dan lingkungan di wilayah operasi, mencegah terjadinya korban jiwa. Kejadian ini sangat disayangkan sehingga menjadi duka sangat mendalam bagi seluruh insan hulu migas.SKK Migas beserta KKKS PetroChina sangat mengharapkan dukungan semua pihak, baik pemangku kepentingan serta seluruh elemen masyarakat untuk turut mengedepankan K3L dan HSE di wilayah operasi hulu migas yang merupakan objek vital nasional yang turut memberikan manfaat berganda di daerah.
“Kami pun berharap agar penelusuran insiden ini bisa segera memperoleh hasil untuk mengetahui faktor risiko dan penyebab atas insiden yang terjadi,” ujar Anggono. ***
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Terbaru di Daerah

Berita utama hari ini

Baca juga





