Kabar18.com

Jumat, 2 Oktober 2026

Seberapa Besar Konsumsi Rumah Tangga Menopang Ekonomi Indonesia?

Pertumbuhan ekonomi Indonesia bergantung pada konsumsi rumah tangga, investasi, program pemerintah, dan ekspor. Data 2025 menunjukkan konsumsi tetap menopang ekonomi, tetapi bukan satu-satunya penggerak.

Oleh

· 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Keranjang anyaman berisi aneka sayuran dan buah segar seperti tomat, asparagus, dan alpukat.
Ilustrasi: Keranjang anyaman berisi aneka sayuran dan buah segar seperti tomat, asparagus, dan alpukat. · Foto: Tanpa nama / rawpixel (Openverse), CC0

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh belanja pemerintah. Pada 2025, ekonomi tumbuh 5,11 persen secara tahunan, ditopang permintaan domestik—termasuk konsumsi rumah tangga dan investasi—serta ekspor. Karena itu, pertanyaan pentingnya adalah seberapa besar peran konsumsi rumah tangga dalam menjaga laju ekonomi ketika kondisi global berubah.

Mengapa konsumsi rumah tangga penting bagi pertumbuhan ekonomi?

Konsumsi rumah tangga merupakan bagian dari permintaan domestik yang menopang aktivitas produksi dan perdagangan. Bank Indonesia dalam Laporan Kelembagaan 2025 menyebut pertumbuhan ekonomi 2025 didukung permintaan domestik dari konsumsi rumah tangga dan investasi, selain kinerja ekspor.

Bank Indonesia juga mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 sebesar 5,11 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 2024 sebesar 5,03 persen. Angka itu menunjukkan ekonomi tetap tumbuh ketika sumber pertumbuhan tidak hanya berasal dari perdagangan luar negeri.

Bagaimana kinerja konsumsi rumah tangga pada 2025?

Konsumsi rumah tangga tumbuh 4,89 persen secara tahunan pada triwulan III 2025, menurut Bank Indonesia berdasarkan data Badan Pusat Statistik. Pada periode yang sama, ekonomi Indonesia tumbuh 5,04 persen secara tahunan.

Bank Indonesia mengaitkan pertumbuhan konsumsi tersebut dengan aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat. Namun, angka konsumsi itu tidak boleh dibaca sebagai kenaikan seluruh jenis belanja atau sebagai ukuran langsung kesejahteraan setiap rumah tangga.

Apakah konsumsi rumah tangga menjadi satu-satunya penggerak ekonomi?

Bukan. Bank Indonesia menyatakan pertumbuhan pada triwulan II 2025 sebesar 5,12 persen dan triwulan III 2025 sebesar 5,04 persen terutama ditopang investasi swasta serta realisasi sejumlah program prioritas pemerintah, di samping konsumsi rumah tangga.

Ekspor juga menjadi bagian dari penopang pertumbuhan. Dengan demikian, perubahan pada daya beli, investasi, program pemerintah, atau permintaan luar negeri dapat memengaruhi laju ekonomi melalui jalur yang berbeda.

Apa hubungan APBN dengan pertumbuhan ekonomi?

APBN bekerja melalui penerimaan, belanja, dan transfer ke daerah. Kementerian Keuangan mencatat hingga 31 Agustus 2026 pendapatan negara mencapai Rp2.055,6 triliun atau 65,2 persen dari target APBN 2026, sedangkan belanja negara mencapai Rp2.295,7 triliun atau 59,7 persen dari pagu.

Data tersebut menggambarkan posisi fiskal sampai 31 Agustus 2026, bukan ukuran langsung kontribusi konsumsi rumah tangga. Peran APBN terhadap ekonomi perlu dilihat dari jenis belanja dan dampaknya pada aktivitas masyarakat, investasi, layanan publik, serta daya beli.

Bagaimana membaca angka pertumbuhan ini?

Pertumbuhan ekonomi adalah perubahan nilai kegiatan ekonomi dibandingkan periode sebelumnya, sedangkan pertumbuhan konsumsi rumah tangga mengukur perubahan komponen konsumsi dalam perhitungan produk domestik bruto. Keduanya memberi gambaran agregat dan tidak menggantikan indikator distribusi pendapatan atau kondisi setiap kelompok masyarakat.

Karena itu, pertumbuhan 5,11 persen pada 2025 perlu dibaca bersama indikator lain, termasuk kualitas pekerjaan, inflasi, dan pemerataan. Angka konsumsi 4,89 persen pada triwulan III 2025 menjelaskan arah permintaan rumah tangga, bukan berarti semua rumah tangga mengalami kenaikan belanja yang sama.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Analisis

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.