Serangan Kapal di Selat Hormuz Dongkrak Harga Minyak Dunia
Harga Brent naik menjadi US$101,53 per barel dan WTI menjadi US$89,39 per barel setelah serangan pelayaran di Teluk dan Selat Hormuz meningkatkan kekhawatiran pasokan.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Selat Hormuz — Harga minyak mentah Brent dan West Texas Intermediate (WTI) naik pada Kamis, 8 Oktober 2026, setelah serangan terhadap pelayaran di Teluk dan Selat Hormuz meningkatkan kekhawatiran pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.
Harga Brent naik US$1,33 atau 1,33 persen menjadi US$101,53 per barel pada pukul 01.16 GMT. Minyak mentah WTI Amerika Serikat naik US$1,11 atau 1,26 persen menjadi US$89,39 per barel. Pergerakan itu terjadi ketika serangan terhadap kapal tanker di sekitar Selat Hormuz meningkat.
Kenaikan harga minyak berdampak pada pasokan energi Indonesia
Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi pengiriman minyak dan bahan bakar. Sebelum perang, jalur tersebut mengangkut pasokan yang setara dengan sekitar 20 persen minyak dan bahan bakar global. Gangguan yang berkelanjutan dapat meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap ketersediaan energi dan memengaruhi harga komoditas yang menjadi acuan perdagangan internasional.
Laporan mengenai serangan terhadap pelayaran di Teluk dan Selat Hormuz menyebut serangan terhadap kapal tanker mencapai tingkat tertinggi pada pekan sebelumnya sejak perang Iran dimulai. Dalam serangan terbaru, sebuah kapal tanker di utara Qatar terkena beberapa proyektil dan menimbulkan korban, menurut United Kingdom Maritime Trade Operations.
Perkembangan harga minyak global menjadi perhatian bagi Indonesia karena perubahan harga energi dapat memengaruhi biaya impor, transportasi, dan tekanan harga di dalam negeri. Namun, laporan yang tersedia tidak menyebut kebijakan atau langkah lanjutan pemerintah Indonesia terkait kenaikan harga tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Internasional
Ghalibaf Peringatkan Dampak Blokade Iran terhadap Ekspor Minyak
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf memperingatkan negara-negara kawasan tidak akan dapat menjual minyak jika Iran dicegah melakukannya. Perny…
Terbaru di Internasional

Baca juga





