Serangan Rusia terhadap Dua Bus di Kramatorsk Tewaskan 30 Orang
Serangan Rusia terhadap dua bus di Kramatorsk, Ukraina timur, pada 8 Oktober 2026 menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai 18 lainnya. Transportasi umum di dua kota dihentikan.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Kramatorsk — Serangan Rusia menghantam dua bus penumpang di Kramatorsk, Ukraina timur, pada Kamis, 8 Oktober 2026, menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai 18 lainnya.
Serangan berlangsung sekitar pukul 10.00 waktu setempat di sebuah jalan yang dilalui bus kota. Polisi Ukraina menyebut kedua bus berada di lokasi saat serangan terjadi. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bom menghantam halte transportasi umum, sementara bus-bus itu terkena bom luncur.
Gubernur Donetsk Vadym Filashkin menuduh Rusia sengaja menargetkan warga sipil. Dewan Kota Kramatorsk mengatakan tidak ada sasaran militer di lokasi tersebut. Otoritas setempat masih menghitung kerusakan dan menangani para korban.
Serangan menghentikan transportasi umum di dua kota
Filashkin memerintahkan penghentian layanan transportasi umum di Kramatorsk dan Sloviansk karena situasi keamanan memburuk. Keputusan itu menunjukkan dampak langsung serangan terhadap mobilitas warga di wilayah Donetsk yang berada dekat garis depan perang.
Bagi pembaca di Indonesia, serangan ini memperlihatkan risiko terhadap warga sipil dan infrastruktur transportasi dalam konflik Rusia-Ukraina. Perkembangan keamanan di Eropa juga dapat memengaruhi hubungan internasional, stabilitas ekonomi, serta kebijakan perlindungan warga negara Indonesia di kawasan konflik.
Ukraina menyatakan serangan tersebut menambah rangkaian serangan Rusia terhadap wilayah sipil. Otoritas setempat melanjutkan penanganan korban dan penyelidikan mengenai jenis senjata yang digunakan. Layanan transportasi di Kramatorsk dan Sloviansk dihentikan untuk sementara sesuai perintah administrasi militer setempat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
Indonesia dan Rusia Jajaki Teknologi Digital di Jakarta
Indonesia dan Rusia menjajaki kerja sama satelit serta kecerdasan artifisial di Jakarta. Pembahasan dapat meluas ke mesin pencari, komputasi awan, ris…
Terbaru di Internasional

Baca juga




