Kabar18.com

Senin, 5 Oktober 2026

Silo Data Hambat Perluasan AI di Indonesia

Data Streaming Report Confluent mencatat silo data menjadi hambatan utama perluasan AI di Indonesia. Keterbatasan keterampilan dan keahlian AI juga menjadi tantangan bagi pemimpin teknologi informasi.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Konektor kabel jaringan RJ45 transparan dengan pencahayaan berwarna ungu dan biru.
Ilustrasi: Konektor kabel jaringan RJ45 transparan dengan pencahayaan berwarna ungu dan biru. · Foto: Nic Wood / Pexels

Jakarta — Pemimpin teknologi informasi di Indonesia pada 4 Oktober 2026 menyebut silo data sebagai hambatan utama untuk memperluas penggunaan kecerdasan buatan di perusahaan. Temuan itu merujuk pada Data Streaming Report dari Confluent yang diterbitkan pada Juli 2026.

Silo data menjadi persoalan yang paling banyak disebut oleh pemimpin teknologi informasi. Kondisi ini dapat membuat data pelanggan, keuangan, dan operasional berada di aplikasi, basis data, atau sistem pelaporan yang berbeda. Ketika informasi tersebar di berbagai sistem, perusahaan menghadapi kesulitan untuk menggunakan data tersebut secara bersama dalam mendukung perluasan AI.

Keterbatasan keterampilan dan keahlian AI juga menjadi tantangan bagi pemimpin teknologi informasi. Tantangan itu menunjukkan bahwa peningkatan investasi AI tidak hanya berkaitan dengan perangkat lunak atau infrastruktur, tetapi juga kemampuan tenaga kerja. Perusahaan yang ingin memperluas penggunaan AI perlu memperhatikan kemampuan yang diperlukan untuk mengelola dan memanfaatkan teknologi tersebut.

Perusahaan yang ingin memperluas penggunaan AI perlu menghubungkan data lintas aplikasi dan sistem agar teknologi tersebut memperoleh konteks bisnis yang konsisten. Data Streaming Report yang dirujuk dalam laporan-laporan tersebut menggambarkan bahwa hambatan penerapan AI muncul pada fondasi data dan sumber daya manusia.

Ketika unit bisnis mengelola aplikasi serta basis data secara mandiri, informasi perusahaan dapat tetap terpisah dan sulit digunakan bersama. Keadaan itu membuat data pelanggan, keuangan, dan operasional berada di lingkungan yang berbeda, sementara perusahaan berupaya memperluas penggunaan kecerdasan buatan.

Mengapa informasi ini penting bagi pembaca

Temuan tersebut menunjukkan bahwa perluasan AI di perusahaan menghadapi hambatan pada pengelolaan data sekaligus keterampilan tenaga kerja. Karena itu, pembahasan mengenai penggunaan AI tidak hanya mencakup teknologi, tetapi juga keterhubungan informasi lintas aplikasi, basis data, dan sistem pelaporan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Teknologi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.