Stephen Bisciotti Membangun Aerotek dari Maryland
Stephen Bisciotti mendirikan Aerotek di Maryland pada usia 23 tahun setelah kehilangan ayahnya. Perusahaan itu berkembang menjadi Allegis Group dan membangun kekayaannya.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Maryland — Stephen Bisciotti membangun Aerotek pada 1983 bersama sepupunya, Jim Davis, setelah kehilangan ayahnya akibat leukemia ketika berusia 8 tahun. Bisnis penyedia tenaga kerja untuk sektor penerbangan dan teknologi itu bermula dari ruang bawah tanah dan kemudian berkembang menjadi Allegis Group.
Bisciotti dibesarkan di Maryland, Amerika Serikat. Setelah ayahnya, Bernard Bisciotti, meninggal, ibunya, Patricia, membesarkan Bisciotti dan saudara-saudaranya. Sejak remaja, Bisciotti menjalani sejumlah pekerjaan fisik, termasuk memotong rumput, menjadi petugas pompa bensin, dan membangun dermaga kayu.
Pada usia 23 tahun, Bisciotti mendirikan Aerotek bersama Davis. Menurut laporan Liputan6, perusahaan itu dibangun dengan modal awal US$ 3.500 atau sekitar Rp 62 juta berdasarkan kurs Rp 17.874 per US$. Kantor awalnya menggunakan ruang basemen kecil dengan meja dan perabotan bekas.
Aerotek kemudian berkembang menjadi Allegis Group, perusahaan penyedia layanan sumber daya manusia yang berbasis di Amerika Serikat. Laporan Liputan6 menyebut pendapatan tahunan Allegis Group menembus US$ 14 miliar atau sekitar Rp 250 triliun.
Kesuksesan bisnis tersebut mengantarkan Bisciotti menjadi miliarder. Liputan6 melaporkan kekayaan bersihnya mencapai US$ 10,7 miliar atau sekitar Rp 191 triliun.
Perjalanan Bisnis Bisciotti Menunjukkan Skala Industri Rekrutmen Amerika
Perkembangan Aerotek menjadi Allegis Group menunjukkan bagaimana bisnis penyaluran tenaga kerja terampil dapat tumbuh dari perusahaan rintisan keluarga menjadi jaringan layanan sumber daya manusia berskala besar. Allegis Group mencakup Aerotek dan sejumlah perusahaan lain yang bergerak dalam rekrutmen serta manajemen talenta.
Sumber perusahaan menyebut Stephen Bisciotti dan Jim Davis memulai Aerotek di Maryland pada 1983 sebagai perusahaan teknik kontrak yang memasok tenaga teknis bagi industri kedirgantaraan dan pertahanan. Baltimore Ravens juga mencatat Bisciotti memulai Aerotek pada usia 23 tahun setelah lulus dari Salisbury State University pada 1982.
Bisciotti kemudian memperluas investasinya ke olahraga profesional. Liputan6 melaporkan ia membeli sebagian saham Baltimore Ravens pada 2000 dan menjadi pemilik mayoritas penuh pada 2004.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Inspirasi

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026 di Senayan City
CIMB Niaga menggelar Kejar Mimpi FEST 2026 pada 2–4 Oktober di Senayan City, Jakarta. Festival ini memadukan edukasi finansial, lokakarya, pasar kreat…
Berita utama hari ini


