Kabar18.com

Rabu, 23 September 2026

Suahasil Nazara Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Jakarta

Suahasil Nazara menyatakan ekonomi Indonesia tetap resilien di tengah ketidakpastian global. Aliran modal melalui SBN dan SRBI mencapai Rp140,7 triliun hingga 14 September 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan gedung-gedung pencakar langit Jakarta di bawah langit senja berwarna merah muda.
Ilustrasi: Pemandangan gedung-gedung pencakar langit Jakarta di bawah langit senja berwarna merah muda. · Foto: el jusuf / Pexels

Jakarta — Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan perekonomian Indonesia tetap resilien di tengah meningkatnya ketidakpastian global dalam Antara Business Forum 2026 di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Menurut Suahasil, ketahanan ekonomi tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang tetap solid pada semester I 2026, inflasi yang terkendali, serta mulai masuknya kembali aliran modal. Ia juga menyebut kecukupan cadangan devisa, neraca perdagangan yang memadai, dan pertumbuhan kredit yang baik sebagai penopang ekonomi domestik.

Hingga 14 September 2026, akumulasi aliran modal masuk melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan Surat Berharga Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai Rp140,7 triliun. Suahasil menyampaikan angka tersebut saat menjelaskan kondisi ekonomi Indonesia di tengah gejolak global.

Data Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan menyebut pertumbuhan ekonomi semester I 2026 mencapai 5,45 persen.

Ketahanan ekonomi menjadi perhatian pembaca

Perkembangan tersebut penting bagi pembaca karena menggambarkan kondisi pertumbuhan, harga, dan arus modal Indonesia ketika ketidakpastian global meningkat. Indikator-indikator itu menjadi bagian dari penilaian terhadap daya tahan ekonomi nasional.

Suahasil mengatakan aktivitas ekonomi dan masyarakat tetap bergerak. Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk terus tumbuh secara solid, meskipun menghadapi gejolak global dan perubahan kondisi pasar.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan merupakan unit di Kementerian Keuangan yang melaporkan kinerja perekonomian dan APBN. Laporan itu memperkuat konteks bahwa ketahanan ekonomi tidak hanya dikaitkan dengan pertumbuhan, tetapi juga dengan inflasi dan pengelolaan fiskal.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Tokoh

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.