Sugiyo Beralih dari Tukang Pijat Menjadi Instruktur Pemrograman
Sugiyo, penyandang tunanetra asal Kebumen, beralih dari pekerjaan sebagai tukang pijat menjadi instruktur pemrograman komputer di Yayasan Mitra Netra.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Kebumen — Sugiyo, penyandang tunanetra asal Kebumen, menjadi instruktur pemrograman komputer setelah sebelumnya bekerja sebagai tukang pijat. Tempo melaporkan kisah itu pada 21 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Pembaca mendapat informasi tentang jalur kerja dan pelatihan pemrograman yang dapat diakses penyandang tunanetra melalui Yayasan Mitra Netra.
Sugiyo bergabung dengan Yayasan Mitra Netra dan mengajar komputer bagi penyandang tunanetra. Media Indonesia melaporkan bahwa ia ditugaskan menyiapkan dan menyelenggarakan pelatihan pemrograman komputer untuk tunanetra.
Menurut Media Indonesia, Sugiyo kehilangan penglihatan sejak berusia tiga tahun. Ia mengajar dengan memanfaatkan teknologi pembaca layar serta menyusun materi yang dapat diakses peserta didik tunanetra.
Pelatihan pemrograman di Yayasan Mitra Netra diselenggarakan setahun sekali dan berlangsung sekitar 12 bulan dalam tiga tingkat, mulai dari pembelajaran, pengerjaan tugas, hingga pembuatan produk. Informasi ini dimuat Media Indonesia dalam laporan tentang pelatihan pemrograman bagi tunanetra.
Perjalanan Sugiyo juga tercatat dalam laporan DetikInet tentang cara tunanetra belajar komputer. Dalam laporan itu, Sugiyo disebut sebagai instruktur senior yang mengajar komputer bagi tunanetra di Yayasan Mitra Netra, Jakarta, serta menyusun buku pedoman pelajaran komputer.
Pelatihan pemrograman bagi tunanetra
Pertuni menyebut Sugiyo sebagai instruktur dalam pelatihan pemrograman komputer tingkat dasar yang diselenggarakan bersama Yayasan Mitra Netra. Materinya meliputi HTML, MySQL, dan PHP.
Program tersebut ditujukan untuk memperluas keterampilan pemrograman di kalangan tunanetra. Pertuni menyebut pelatihan lanjutan bagi calon instruktur di berbagai daerah sebagai salah satu rencana pengembangan program.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Inspirasi

15 Mahasiswa UAD Raih Beasiswa Beasiswa Global Financial Literacy Henkel–ACCA Certification Scholarship 2026
Sebanyak 15 mahasiswa Akuntansi UAD menerima beasiswa sertifikasi ACCA-Henkel setelah mengikuti pelatihan dan ujian. Nilai tertinggi peserta mencapai…
Berita utama hari ini


