Kabar18.com

Sabtu, 3 Oktober 2026

Surabaya Jadi Pusat Puncak Hari Batik Nasional 2026

Surabaya menjadi pusat peringatan Hari Batik Nasional 2026. Puncaknya berlangsung 2 Oktober di Dermaga Kapal Taman Prestasi dengan tajuk “Batik Berlayar”.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seorang wanita sedang mencanting pola pada kain batik putih.
Ilustrasi: Seorang wanita sedang mencanting pola pada kain batik putih. · Foto: Ruyat Supriazi / Pexels

Surabaya — Puncak perayaan Hari Batik Nasional 2026 berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026, di Dermaga Kapal Taman Prestasi, Surabaya, Jawa Timur, dengan tajuk “Batik Berlayar”.

Kementerian Perindustrian menjadikan Surabaya sebagai pusat rangkaian peringatan yang berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2026. Agenda tersebut mencakup pameran, lokakarya, diskusi, peragaan busana, serta kegiatan yang melibatkan pelaku industri, perajin, desainer, dan generasi muda.

Perayaan di Dermaga Kapal Taman Prestasi menjadi bagian utama dari rangkaian tersebut. Sejumlah laporan menyebut Batik Berlayar menghadirkan parade susur Sungai Kalimas dari kawasan Taman Prestasi menuju Monumen Kapal Selam. Kegiatan itu memadukan batik dengan ruang publik dan pertunjukan budaya.

Mengapa perayaan ini penting bagi pembaca

Hari Batik Nasional tidak hanya menempatkan batik sebagai warisan budaya, tetapi juga menghubungkannya dengan keberlanjutan industri kecil dan menengah. Rangkaian di Surabaya melibatkan perajin, pelaku industri, desainer, dan generasi muda, sehingga perhatian terhadap pelestarian budaya berjalan bersama penguatan ekosistem usaha batik.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong pengembangan batik melalui perpaduan tradisi, kreativitas, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Ia menyampaikan bahwa perluasan pengenalan dan pasar batik Jawa Timur diharapkan memberi manfaat lebih besar bagi para perajin.

Lokasi kegiatan juga memberi konteks tersendiri. Sungai Kalimas menjadi jalur parade yang menghubungkan Taman Prestasi dan Monumen Kapal Selam, sementara perahu-perahu dihiasi ornamen serta motif batik dari Jawa Timur. Dengan format itu, batik ditampilkan dalam kegiatan budaya yang terbuka di ruang publik.

Rangkaian peringatan tetap berlangsung hingga 4 Oktober 2026, dengan pameran di Atrium Plaza Tunjungan 3, Surabaya, sebagai salah satu agenda pendukung.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ragam

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.