Kabar18.com

Selasa, 13 Oktober 2026

Survei SMRC: Penilaian Arah Indonesia Turun Jadi 47,7 Persen

Survei SMRC pada 1–10 Oktober 2026 mencatat 47,7 persen masyarakat menilai Indonesia bergerak ke arah yang benar. Sebanyak 34,3 persen menilai arahnya salah.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Jalan aspal pedesaan berkabut dengan rambu peringatan tikungan di samping padang rumput.
Ilustrasi: Jalan aspal pedesaan berkabut dengan rambu peringatan tikungan di samping padang rumput. · Foto: Alari Tammsalu / Pexels

Jakarta — Survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 1–10 Oktober 2026 mencatat 47,7 persen masyarakat menilai Indonesia bergerak ke arah yang benar.

Sebanyak 34,3 persen responden menilai Indonesia bergerak ke arah yang salah, sedangkan 18 persen lainnya tidak menjawab atau masih ragu-ragu.

Penilaian positif tersebut turun dari 83 persen ketika Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dilantik pada Oktober 2024. Tempo menyebut penurunan itu sebesar 35 persen dibandingkan dengan periode pelantikan.

Survei SMRC mengukur persepsi publik terhadap arah perjalanan Indonesia menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Penilaian arah negara menjadi indikator persepsi publik

Temuan ini penting bagi pembaca karena menggambarkan perubahan penilaian masyarakat terhadap arah negara sejak awal pemerintahan Prabowo-Gibran. Angka 47,7 persen berada di bawah separuh responden, sementara lebih dari sepertiga responden menyatakan arah Indonesia salah.

SMRC juga mencatat hubungan antara penilaian arah negara dan kepuasan terhadap kinerja presiden.

Laporan lain mengenai survei yang sama menyebut hasil tersebut disampaikan pendiri SMRC, Saiful Mujani, pada 13 Oktober 2026.

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa penilaian masyarakat terhadap arah Indonesia tersebar dalam tiga kelompok, yakni masyarakat yang menilai arahnya benar, masyarakat yang menilai arahnya salah, serta mereka yang tidak menjawab atau masih ragu-ragu. Perbandingan dengan penilaian pada Oktober 2024 memperlihatkan perubahan penilaian positif terhadap arah perjalanan Indonesia.

Survei ini menjadi gambaran persepsi publik menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Penilaian terhadap arah negara juga disebut memiliki hubungan dengan kepuasan terhadap kinerja presiden.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Politik

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.