Kabar18.com

Jumat, 9 Oktober 2026

Teddy Indra Wijaya Hampir Tertinggal Rombongan Prabowo di Halmahera Tengah

Teddy Indra Wijaya hampir tertinggal rombongan Presiden Prabowo setelah melayani foto bersama karyawan IWIP di Halmahera Tengah. Momen itu terjadi usai peluncuran 11 proyek hilirisasi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Jajaran menara dan pipa fasilitas industri kilang atau pabrik dengan latar belakang langit cerah.
Ilustrasi: Jajaran menara dan pipa fasilitas industri kilang atau pabrik dengan latar belakang langit cerah. · Foto: Leeroy / stocksnap (Openverse), CC0

Halmahera Tengah — Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya hampir tertinggal rombongan Presiden Prabowo Subianto setelah melayani permintaan foto karyawan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) usai peluncuran 11 proyek hilirisasi pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Peristiwa itu berlangsung di kawasan IWIP, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Para pekerja mendekati Teddy ketika rombongan Presiden bersiap meninggalkan lokasi. Mereka mengangkat telepon genggam untuk mengabadikan momen bersama.

Teddy tetap melayani permintaan tersebut sambil tersenyum. Setelah sesi foto selesai dan kendaraan rombongan mulai bergerak, ia meninggalkan kerumunan untuk kembali bergabung dengan rombongan Presiden.

Prabowo sebelumnya meluncurkan 11 proyek hilirisasi di kawasan IWIP. Agenda itu mencakup ekspor perdana baterai kendaraan listrik, pengoperasian komersial empat proyek industri, serta pembangunan tujuh proyek industri baru.

Mengapa momen di IWIP penting bagi pembaca

Kunjungan tersebut berkaitan dengan agenda hilirisasi industri di Maluku Utara. Program yang diluncurkan memiliki nilai investasi sekitar Rp180 triliun atau 10,2 miliar dolar AS, menurut keterangan Sekretariat Kabinet. Rangkaian proyek itu menempatkan IWIP sebagai lokasi penting bagi pengembangan industri pengolahan dan ekspor produk bernilai tambah.

Selain agenda investasi, Prabowo mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dalam kegiatan industri di IWIP. Pengelolaan limbah disebut perlu dilakukan dengan baik untuk menjaga kualitas air dan udara.

Karyawan yang mendekati Teddy disebut mayoritas merupakan warga setempat dan berasal dari Maluku. Setelah memenuhi permintaan foto, Teddy melanjutkan perjalanan bersama rombongan Presiden.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Tokoh

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.