Tiga Wisatawan China Laporkan Dugaan Penipuan di Labuan Bajo
Tiga wisatawan China melaporkan dugaan penipuan paket wisata ke Polres Manggarai Barat pada 1 Oktober 2026. Perkara itu menambah laporan sebelumnya dari wisatawan Italia.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Tiga wisatawan asal China melaporkan dugaan penipuan paket wisata kepada Polres Manggarai Barat pada Kamis, 1 Oktober 2026. Laporan itu menambah perkara yang sebelumnya melibatkan tiga wisatawan Italia dengan dugaan kerugian Rp79,8 juta.
Menurut keterangan Satuan Pengamanan Objek Vital Polres Manggarai Barat, ketiga wisatawan China tersebut adalah Liu Guoyu, Zhou Yuzhu, dan Li Jiaxin. Mereka memesan paket wisata liveaboard Taman Nasional Komodo selama 2 hari 1 malam melalui agen perjalanan yang memperkenalkan diri sebagai Tour & Travel Digital.
Nilai paket wisata itu Rp7.650.000. Para wisatawan membayar uang muka sebesar Rp2 juta pada 3 September. Setelah pelunasan, operator disebut tidak dapat dihubungi dan layanan liveaboard yang disepakati tidak tersedia ketika para wisatawan tiba di Labuan Bajo.
Kasus berulang menguji kepercayaan wisatawan
Perkara ini penting bagi pembaca karena menyangkut keamanan transaksi perjalanan di salah satu tujuan wisata utama Indonesia. Asosiasi pelaku pariwisata mendesak polisi menangkap dan memproses hukum Kristoforus Aman alias Itok Aman, pemilik agen perjalanan yang dilaporkan tersebut.
Laporan sebelumnya berkaitan dengan tiga wisatawan Italia yang melaporkan dugaan penipuan pada 12 Agustus 2026. Nilai kerugian dalam laporan itu disebut Rp79,8 juta. Polisi masih memburu Itok Aman, yang menurut laporan media belum ditangkap ketika dugaan perkara baru dilaporkan.
Kasus wisatawan China disebut terjadi pada September 2026, saat Itok Aman masih berstatus buronan dalam perkara sebelumnya. Polisi mencatat laporan terbaru pada 1 Oktober 2026 dan menyelidiki dugaan penipuan paket wisata tersebut.
Asosiasi pelaku pariwisata menilai penanganan hukum diperlukan untuk melindungi wisatawan dan menjaga kepercayaan terhadap layanan perjalanan di Labuan Bajo.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
Mawatu Labuan Bajo Siapkan Lebih dari 50 Tenant untuk Dibuka
Mawatu di Labuan Bajo menyiapkan lebih dari 50 tenant ritel dan makanan-minuman untuk soft opening pada 16 Oktober 2026. Kawasan ini dibangun di lahan…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga





