Kabar18.com

Selasa, 13 Oktober 2026

Trump Nilai Risiko China dan Rusia Terlalu Besar untuk Bantu Iran

Donald Trump mengatakan China dan Rusia tidak membantu Iran dalam perang melawan Amerika Serikat. Ia menilai kedua negara akan menanggung risiko besar jika memfasilitasi Teheran.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Foto jarak dekat sebagian bola dunia dengan fokus pada peta wilayah Amerika Utara.
Ilustrasi: Foto jarak dekat sebagian bola dunia dengan fokus pada peta wilayah Amerika Utara. · Foto: Ayyeee Ayyeee / Pexels

Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 13 Oktober 2026 mengatakan China dan Rusia tidak membantu Iran dalam perang melawan Amerika Serikat.

Trump menyatakan dugaan bantuan dari China dan Rusia, jika memang terjadi, berada pada tingkat yang sangat rendah. Ia menilai kedua negara memiliki terlalu banyak risiko kerugian apabila membantu Iran.

Pernyataan itu disampaikan Trump melalui platform Truth Social setelah melihat komentar para pengkritik dan lawan politiknya mengenai dugaan bantuan Beijing dan Moskow kepada Teheran. Trump mengatakan Amerika Serikat akan segera mengetahui jika bantuan tersebut benar-benar diberikan.

Mengapa Sikap Trump Penting bagi Indonesia

Penilaian Trump menunjukkan bahwa dugaan keterlibatan China dan Rusia menjadi bagian dari perkembangan perang Iran melawan Amerika Serikat. Bagi Indonesia, perkembangan itu relevan karena perubahan dukungan negara besar dapat memengaruhi ketegangan geopolitik dan stabilitas kawasan yang berdampak pada hubungan internasional serta ekonomi global.

Trump sebelumnya mengatakan China dan Rusia tidak akan membantu Iran. Ia juga memperingatkan bahwa keterlibatan kedua negara akan membawa kerugian besar. Trump menyebut Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin bersikap netral selama perang berlangsung.

Dalam laporan yang dikutip sejumlah media, Trump sebelumnya memperingatkan Xi agar tidak memberikan dukungan kepada Iran. Pernyataan itu muncul bersamaan dengan laporan mengenai dugaan pasokan peluncur rudal pertahanan udara dari China kepada Iran dan dugaan bantuan China kepada Teheran untuk menghindari sanksi penjualan minyak.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.