Trump Nilai Risiko China dan Rusia Terlalu Besar untuk Bantu Iran
Donald Trump mengatakan China dan Rusia tidak membantu Iran dalam perang melawan Amerika Serikat. Ia menilai kedua negara akan menanggung risiko besar jika memfasilitasi Teheran.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 13 Oktober 2026 mengatakan China dan Rusia tidak membantu Iran dalam perang melawan Amerika Serikat.
Trump menyatakan dugaan bantuan dari China dan Rusia, jika memang terjadi, berada pada tingkat yang sangat rendah. Ia menilai kedua negara memiliki terlalu banyak risiko kerugian apabila membantu Iran.
Pernyataan itu disampaikan Trump melalui platform Truth Social setelah melihat komentar para pengkritik dan lawan politiknya mengenai dugaan bantuan Beijing dan Moskow kepada Teheran. Trump mengatakan Amerika Serikat akan segera mengetahui jika bantuan tersebut benar-benar diberikan.
Mengapa Sikap Trump Penting bagi Indonesia
Penilaian Trump menunjukkan bahwa dugaan keterlibatan China dan Rusia menjadi bagian dari perkembangan perang Iran melawan Amerika Serikat. Bagi Indonesia, perkembangan itu relevan karena perubahan dukungan negara besar dapat memengaruhi ketegangan geopolitik dan stabilitas kawasan yang berdampak pada hubungan internasional serta ekonomi global.
Trump sebelumnya mengatakan China dan Rusia tidak akan membantu Iran. Ia juga memperingatkan bahwa keterlibatan kedua negara akan membawa kerugian besar. Trump menyebut Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin bersikap netral selama perang berlangsung.
Dalam laporan yang dikutip sejumlah media, Trump sebelumnya memperingatkan Xi agar tidak memberikan dukungan kepada Iran. Pernyataan itu muncul bersamaan dengan laporan mengenai dugaan pasokan peluncur rudal pertahanan udara dari China kepada Iran dan dugaan bantuan China kepada Teheran untuk menghindari sanksi penjualan minyak.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Internasional
Amerika Serikat Cabut Sementara Sanksi Solar Rusia
Amerika Serikat mengizinkan sementara impor solar asal Rusia setelah Donald Trump menyebut Rusia segera memasok lebih dari 300.000 metrik ton ke pasar…
Terbaru di Internasional

Berita utama hari ini

Baca juga



